Update: Kamis, 30 April 2026

BRMS

PT. Bumi Resources Minerals Tbk.

Rp 805
-1.83%
Volume
2.456.936 lot
MA 5
814
MA 20
837
RSI
41.67
High
820
Low
780
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.55%
Support (10d)
780
Resistance (10d)
930
Volume Trend (10d)
-32.2%
Score
40
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-1.23 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.005 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BRMS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp780, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp930.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 780, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

Di antara berbagai metode analisis teknikal, sebagian besar hanya melihat apa yang terjadi: harga naik, harga turun, volume besar, volume kecil. Namun, ada satu metode yang mencoba menjawab mengapa itu terjadi dan siapa di baliknya. Metode itu adalah VSA (Volume Spread Analysis). Dikembangkan oleh Tom Williams, seorang trader yang menghabiskan lebih dari 30 tahun bekerja dengan para "pemain besar" (smart money) di pasar saham dan komoditas, VSA didasarkan pada premis sederhana namun revolusioner: setiap pergerakan harga yang signifikan pasti didahului oleh aktivitas para profesional. VSA tidak hanya mengukur volume dan harga, tetapi membaca hubungan antara keduanya untuk mengetahui apakah para pemain besar sedang mengakumulasi, mendistribusikan, atau sudah tidak aktif. Apa Itu VSA (Volume Spread Analysis)? Volume Spread Analysis adalah metode membaca aksi harga berdasarkan...

Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang dinamai sesuai dengan hewan buas yang dikenal dengan kesabarannya dalam berburu – Alligator (Buaya). Indikator ini dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader legendaris yang juga menciptakan indikator lain seperti Awesome Oscillator dan Fractals. Alligator adalah indikator yang dirancang untuk membantu trader mengidentifikasi apakah pasar sedang "tidur" (sideways/ konsolidasi) atau "bangun" (trending/ bergerak). Konsepnya sederhana: seekor buaya yang tidur (garis-garis menyempit) akan segera bangun dan membuka mulutnya lebar-lebar (garis-garis melebar) untuk berburu korbannya – dalam hal ini, pergerakan harga yang kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Alligator, mulai dari filosofi di baliknya, komponen garis-garis, cara membaca fase tidur dan bangun, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Indikator Alligator? Alligator adalah indikator teknikal yang terdiri...

Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola tiga candlestick berfokus pada pembalikan tren (reversal). Namun, ada satu pola yang justru menegaskan bahwa tren yang sedang berlangsung akan berlanjut—bukan berbalik. Pola itu adalah Rising Three Methods (Tiga Metode Naik). Pola ini mungkin terlihat membingungkan pada pandangan pertama—mengapa setelah naik tiba-tiba turun? Namun, justru "turun" sementara inilah yang menjadi kunci kekuatan pola ini. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Rising Three Methods, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Rising Three Methods? Rising Three Methods adalah pola continuation bullish (kelanjutan tren naik) yang terdiri dari lima candlestick, tetapi secara konsep termasuk dalam pembahasan pola tiga candlestick karena pola dasarnya adalah "tiga metode" dengan beberapa variasi. Pola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  2. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  3. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  4. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  5. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  6. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  7. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  8. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  9. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  10. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari

TradingView Chart - BRMS