Update: Kamis, 30 April 2026

CNMA

PT. Nusantara Sejahtera Raya Tbk.

Rp 104
0.00%
Volume
182.453 lot
MA 5
104
MA 20
107
RSI
10.00
High
104
Low
102
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.07%
Support (10d)
102
Resistance (10d)
107
Volume Trend (10d)
-61.8%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
1.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (10.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -170 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CNMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 10.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp102, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp107.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 107 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 118, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 102 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar

Dalam analisis teknikal candlestick, kita sudah mengenal berbagai pola seperti Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada satu pola yang sangat langka dan istimewa: Tristar atau Tri-Star. Pola ini terdiri dari tiga candlestick Doji berurutan dan dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan tren yang paling kuat meskipun jarang muncul . Mengapa tiga Doji berurutan begitu istimewa? Sebuah Doji tunggal saja sudah menunjukkan keraguan pasar yang mendalam. Ketika tiga Doji muncul secara beruntun, itu adalah tanda bahwa pasar sedang mengalami kebimbangan ekstrem—baik bull maupun bear sama-sama kehabisan tenaga . Mari kita bedah pola langka ini secara lengkap. Apa Itu Pola Tristar? Tristar adalah pola pembalikan tren (reversal pattern) yang terdiri dari tiga candlestick Doji yang muncul secara berurutan di akhir tren yang berkepanjangan . Pola ini...

High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menjadi cerminan langsung dari psikologi pasar. Salah satu pola yang paling menarik dan sarat makna adalah High Wave. Pola ini sangat mirip dengan Rickshaw Man, namun memiliki perbedaan fundamental: pada High Wave, badan candlestick (real body) masih terlihat jelas, meskipun tetap pendek, sementara sumbu atas dan bawahnya memanjang secara signifikan. High Wave menggambarkan pergulatan epik antara pembeli dan penjual dalam satu periode perdagangan, tanpa menghasilkan pemenang yang jelas. Karakteristik Utama Pola High Wave Agar sebuah candlestick dapat diklasifikasikan sebagai High Wave, ia harus memenuhi kriteria berikut: Sumbu Atas dan Bawah yang Panjang: Kedua sumbu (bayangan) memiliki panjang yang jauh melebihi panjang badan candlestick. Semakin panjang sumbu relatif terhadap badan, semakin kuat sinyalnya. Badan Candlestick Pendek: Berbeda...

Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

Dalam analisis teknikal saham, ada banyak indikator kompleks dengan rumus yang rumit dan parameter yang membingungkan. Namun, terkadang yang paling sederhana justru yang paling efektif. Salah satu indikator paling sederhana namun sangat berguna adalah Momentum (MOM). Momentum (sering disingkat MOM) adalah indikator yang mengukur kecepatan perubahan harga dengan menghitung selisih antara harga saat ini dengan harga N periode yang lalu. Tidak ada moving average, tidak ada smoothing, tidak ada bobot – hanya selisih harga. Kesederhanaan inilah yang membuat Momentum menjadi alat yang sangat baik untuk mengidentifikasi kekuatan tren, divergence, dan potensi pembalikan harga. Indikator ini juga menjadi fondasi bagi banyak indikator lain seperti RSI, MACD, dan lainnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Momentum (MOM), mulai dari cara perhitungan, interpretasi garis nol...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  2. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  3. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  4. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  5. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  6. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  7. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  8. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  9. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  10. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

TradingView Chart - CNMA