Update: Kamis, 30 April 2026

DOOH

PT. Era Media Sejahtera Tbk.

Rp 174
-3.87%
Volume
666.302 lot
MA 5
177
MA 20
158
RSI
63.28
High
184
Low
166
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.96%
Support (10d)
152
Resistance (10d)
197
Volume Trend (10d)
+229.6%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
35.94 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.754 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DOOH saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.96%. Area support terdekat berada di sekitar Rp152, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp197.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 197 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 217, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 152 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang namanya mungkin terdengar "keren" dan memang dirancang untuk mengukur "kekaguman" pasar terhadap suatu pergerakan harga. Indikator itu adalah Awesome Oscillator (AO). Awesome Oscillator dikembangkan oleh Bill Williams, trader legendaris yang juga menciptakan Alligator, Fractals, dan Market Facilitation Index. AO adalah bagian dari sistem trading Bill Williams yang dikenal sebagai "Profitunity Trading System". AO mengukur momentum pasar dengan membandingkan moving average harga jangka pendek dan jangka panjang, tetapi dengan pendekatan yang unik. Indikator ini menghasilkan histogram batangan (bar) yang bergerak di atas dan di bawah garis nol (zero line), dengan warna yang berubah untuk menunjukkan perubahan momentum. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Awesome Oscillator (AO), mulai dari cara perhitungan, interpretasi dasar (zero line crossing), dua...

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  2. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  3. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  4. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  5. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  6. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  7. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  8. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  9. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  10. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama

TradingView Chart - DOOH