Update: Kamis, 30 April 2026

DOSS

PT. Global Sukses Digital Tbk.

Rp 153
+2.68%
Volume
115.684 lot
MA 5
150
MA 20
155
RSI
39.39
High
172
Low
152
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.08%
Support (10d)
145
Resistance (10d)
172
Volume Trend (10d)
+75.8%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.316 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DOSS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp145, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp172.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 145, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola konsolidasi berbentuk segitiga atau wedge. Ada pola yang paling sederhana dan paling mudah dikenali: Rectangle, atau pola kotak. Rectangle adalah pola konsolidasi di mana harga bergerak di antara dua garis horizontal – support di bawah dan resistance di atas – membentuk area seperti persegi panjang atau kotak. Pola ini mencerminkan periode ketidakpastian di mana pembeli dan penjual saling bertarung dalam rentang harga yang terbatas. Rectangle dapat berfungsi sebagai pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas kedua versi Rectangle: Rectangle Bullish (breakout ke atas) dan Rectangle Bearish (breakout ke bawah). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Rectangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara...

Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka

Dalam dunia analisis teknikal, harmonic pattern telah menjadi salah satu metode favorit bagi trader yang ingin mengidentifikasi titik balik pasar dengan tingkat presisi tinggi. Scott Carney, tokoh di balik popularisasi harmonic trading modern, telah memperkenalkan berbagai pola seperti Bat, Crab, Butterfly, dan Shark. Namun, ada satu pola yang jarang dibahas namun memiliki karakteristik unik: Lizard. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai kadal (lizard) yang merayap di tanah sebelum melompat — menggambarkan pergerakan harga yang konsolidasi sebelum akhirnya berbalik arah. Karakteristik Pola Lizard Lizard adalah pola harmonic yang termasuk dalam keluarga pola reversal (pembalikan). Berbeda dengan pola harmonic lain yang menggunakan lima titik (XABCD), Lizard memiliki struktur yang lebih sederhana namun tetap berlandaskan rasio Fibonacci yang presisi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Struktur...

Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader berfokus pada arah harga — naik atau turun. Namun, ada indikator yang berfokus pada sesuatu yang berbeda: lebar rentang harga (volatilitas) . Indikator itu adalah Mass Index. Dikembangkan oleh Donald Dorsey pada awal 1990-an, Mass Index dirancang untuk mengidentifikasi potensi pembalikan harga dengan mendeteksi perubahan pola volatilitas. Konsep dasarnya sederhana namun kuat: ketika volatilitas membengkak (melebar) dan kemudian menyusut (menyempit), seringkali harga akan berbalik arah di masa mendekati. Mass Index membantu trader mengukur "massa" atau berat dari pergerakan harga ini. Karakteristik Mass Index Mass Index adalah indikator osilator yang mengukur lebar (range) dari pergerakan harga, bukan arahnya. Indikator ini tidak peduli apakah harga sedang naik atau turun — yang penting adalah seberapa lebar rentang pergerakannya. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  2. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  3. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  4. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  5. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  6. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  7. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  8. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  9. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  10. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - DOSS