Update: Kamis, 30 April 2026

ESTA

PT. Esta Multi Usaha Tbk.

Rp 222
+1.83%
Volume
28.301 lot
MA 5
208
MA 20
200
RSI
64.58
High
226
Low
204
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.87%
Support (10d)
184
Resistance (10d)
256
Volume Trend (10d)
+352.3%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
33.73 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (64.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -639 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ESTA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 64.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp184, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp256.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 222 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 255 - 278 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 211 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga

Dalam analisis teknikal tradisional, volume hanya ditampilkan sebagai batang vertikal di bagian bawah chart. Anda bisa melihat berapa banyak saham yang diperdagangkan dalam suatu periode, tetapi Anda tidak tahu di level harga mana transaksi tersebut paling banyak terjadi. Volume Profile mengubah semua itu. Ia memecah volume berdasarkan level harga, menciptakan semacam "peta kepadatan" yang menunjukkan area-area dengan aktivitas perdagangan tertinggi dan terendah. Dalam peta tersebut, ada dua konsep kunci yang wajib Anda pahami: High Volume Node (HVN) dan Low Volume Node (LVN). High node adalah area di mana volume sangat terkonsentrasi—seperti kota padat penduduk. Low node adalah area di mana volume sangat sedikit—seperti padang pasir yang sepi. Memahami kedua node ini akan mengubah cara Anda melihat support, resistance, breakout, dan target harga. Anda tidak...

Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

Dalam analisis teknikal, banyak trader terpaku pada pola satu candlestick seperti hammer, shooting star, atau doji. Namun, ada kalanya pasar membutuhkan waktu dua hari untuk menyelesaikan "kalimat" pembalikannya. Di sinilah Two-Day Reversal berperan. Pola ini mungkin tidak sedramatis key reversal day, tetapi justru seringkali lebih andal karena melibatkan konfirmasi dari hari kedua. Two-day reversal mengajarkan kita sebuah filosofi sederhana: jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dari satu candle. Berikan pasar waktu sehari untuk membuktikan niatnya. Jika Anda adalah tipe trader yang sabar dan tidak ingin terjebak dalam sinyal palsu, two-day reversal adalah pola yang wajib Anda kuasai. Apa Itu Two-Day Reversal? Two-Day Reversal adalah pola pembalikan arah yang terbentuk dalam rentang dua hari perdagangan berurutan. Pola ini menandakan bahwa sentimen pasar telah berubah secara fundamental,...

Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick

Dalam dunia trading saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk membaca sentimen pasar. Di antara berbagai pola dua candlestick yang ada, Tweezer Bottom merupakan formasi yang cukup diandalkan untuk mengindikasikan potensi pembalikan harga dari tren turun menjadi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Tweezer Bottom, bagaimana cara mengidentifikasinya, makna psikologis di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Tweezer Bottom? Secara harfiah, tweezer berarti "pinset". Nama ini diambil karena bentuk dua candlestick dalam pola ini memiliki sumbu bawah (lower shadow) yang panjang dan sejajar—mirip dengan dua ujung pinset yang menyentuh titik harga yang sama. Definisi: Tweezer Bottom adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk setelah terjadinya penurunan harga. Pola ini terdiri dari dua...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  2. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  3. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  4. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  5. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  6. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  7. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  8. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  9. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  10. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator

TradingView Chart - ESTA