Update: Kamis, 30 April 2026

GPRA

PT. Perdana Gapuraprima Tbk.

Rp 115
-4.17%
Volume
476.717 lot
MA 5
118
MA 20
112
RSI
58.70
High
125
Low
115
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.89%
Support (10d)
108
Resistance (10d)
131
Volume Trend (10d)
+95.3%
Score
90
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
15.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.7)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.871 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GPRA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp108, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp131.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 115 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 132 - 144 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 109 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

Dalam analisis teknikal saham, ada beberapa pola yang sangat mudah dikenali bahkan oleh trader pemula sekalipun. Salah satunya adalah Double Top. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai dua puncak (top) dengan ketinggian yang kurang lebih sama, seperti dua gunung kembar. Double Top adalah salah satu pola pembalikan bearish (bearish reversal) yang paling terkenal dan paling dapat diandalkan. Pola ini menandakan bahwa tren naik telah kehabisan tenaga dan harga akan berbalik arah menjadi tren turun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Double Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Double Top? Double Top adalah pola pembalikan bearish yang terbentuk di akhir tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua puncak dengan ketinggian...

ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

Dalam dunia trading saham, banyak sekali indikator teknikal yang digunakan untuk mengenali pola, tren, atau sinyal beli dan jual. Mulai dari Moving Average, RSI, MACD, hingga Bollinger Bands. Namun, ada satu indikator yang kerap dianggap unik karena fungsinya tidak untuk mencari pola. Indikator itu adalah ATR (Average True Range). ATR tidak pernah memberi tahu Anda apakah harga saham akan naik, turun, atau sideways. ATR tidak menghasilkan garis support-resistance dinamis, dan tidak memberikan sinyal overbought atau oversold. Lalu, untuk apa ATR digunakan? Jawabannya sederhana: ATR dirancang khusus untuk mengelola volatilitas dan menentukan stop loss yang adaptif. Apa Itu ATR (Average True Range)? Dikembangkan oleh Welles Wilder (tokoh di balik RSI dan Parabolic SAR), ATR mengukur seberapa besar pergerakan harga suatu saham dalam periode tertentu. Wilder...

Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, pola gap (celah) seringkali menjadi area yang penuh makna. Ketika sebuah gap muncul, ia menceritakan sebuah cerita tentang sentimen pasar yang kuat. Namun, bagaimana jika gap tersebut "dijembatani" oleh candlestick berikutnya? Pola itulah yang dikenal sebagai Tasuki Gap. Nama "Tasuki" berasal dari bahasa Jepang yang berarti "tali pengikat" atau "pita penghubung". Sesuai namanya, pola ini menggambarkan bagaimana sebuah candlestick "menjembatani" gap yang terbentuk sebelumnya, menegaskan bahwa tren akan berlanjut. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Tasuki Gap (Up dan Down), cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Tasuki Gap? Tasuki Gap adalah pola tiga candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini terbentuk ketika sebuah gap (celah) muncul di antara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  2. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  3. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  4. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  5. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  6. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  7. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  8. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  9. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  10. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

TradingView Chart - GPRA