Update: Kamis, 30 April 2026

KOIN

PT. Kokoh Inti Arebama Tbk

Rp 84
0.00%
Volume
233 lot
MA 5
85
MA 20
81
RSI
57.14
High
84
Low
84
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.98%
Support (10d)
78
Resistance (10d)
90
Volume Trend (10d)
-50.2%
Score
65
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-2.33 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOIN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.98%. Area support terdekat berada di sekitar Rp78, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp90.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 86 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 92 - 97 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 78 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus

Dalam analisis teknikal saham, moving average adalah salah satu alat paling fundamental. Setelah mengenal SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average), kini saatnya mengenal satu jenis moving average lagi yang mungkin kurang populer tetapi memiliki keunikan tersendiri: TMA (Triangular Moving Average). TMA adalah jenis moving average yang memberikan bobot lebih besar pada harga-harga di tengah-tengah periode, bukan pada harga terbaru seperti EMA atau WMA. Hasilnya adalah garis moving average yang paling halus di antara semua jenis MA, sangat baik untuk mengidentifikasi tren jangka panjang tanpa gangguan noise harga jangka pendek. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triangular Moving Average (TMA), mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, perbedaan dengan MA lainnya, hingga...

Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu

Dalam analisis teknikal, nama W.D. Gann identik dengan pendekatan matematis dan geometris terhadap pasar. Di antara berbagai alat yang dikembangkannya, Gann Square of 144 menempati posisi istimewa. Gann sendiri menyebutnya sebagai "The Great Square" karena dianggap lebih unggul dibandingkan square lainnya, baik untuk analisis harga maupun waktu. Mengapa angka 144? Karena 144 adalah 12 kuadrat (12²), dan angka 12 memiliki signifikansi khusus: 12 bulan dalam setahun, 12 tanda zodiak, serta berbagai siklus alam lainnya. Gann percaya bahwa Square of 144 "mengandung semua square dari 1 hingga 144", menjadikannya alat yang komprehensif untuk memahami pergerakan pasar. Karakteristik Gann Square of 144 Gann Square of 144 adalah sebuah kotak (box) berukuran 144 unit dalam skala harga dan 144 unit dalam skala waktu. Dengan kata lain, sisi...

The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal

Dalam dunia trading, terdapat sebuah pola candlestick yang diberi nama unik oleh komunitas trader: The Pinocchio Bar. Nama ini terinspirasi dari karakter Pinokio yang hidungnya memanjang setiap kali ia berbohong. Dalam konteks trading, Pinocchio Bar adalah candlestick yang "berbohong" tentang arah harga—ia menunjukkan pergerakan kuat ke satu arah (ditandai dengan sumbu yang sangat panjang), tetapi kemudian berbalik dan ditutup di dekat level pembukaan. Pola ini sangat populer di kalangan trader karena memberikan sinyal reversal yang jelas dan seringkali akurat, terutama ketika dikombinasikan dengan konfirmasi volume dan level support/resistance. Pinocchio Bar adalah salah satu pola favorit dalam price action trading karena kesederhanaan dan efektivitasnya. Karakteristik The Pinocchio Bar Pinocchio Bar adalah sebuah candlestick tunggal yang memiliki sumbu (wick/shadow) yang sangat panjang di satu sisi, sementara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  2. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  3. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  4. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  6. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  7. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  8. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  9. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  10. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar

TradingView Chart - KOIN