Update: Kamis, 30 April 2026

KRAS

PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Rp 290
-5.23%
Volume
182.322 lot
MA 5
299
MA 20
300
RSI
52.94
High
310
Low
284
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.90%
Support (10d)
284
Resistance (10d)
314
Volume Trend (10d)
-32.1%
Score
25
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-5.23 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -21.083 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KRAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp284, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp314.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 270 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks

Setelah mempelajari Andrews' Pitchfork (original) dan Schiff Pitchfork, kita memasuki varian ketiga dan terakhir dari keluarga garpu tren: Modified Schiff Pitchfork. Jika Andrews original adalah yang paling curam dan Schiff adalah yang paling landai, maka Modified Schiff berada di posisi tengah – sebuah kompromi cerdas yang menggabungkan kelebihan keduanya. Dikembangkan oleh para murid Andrews yang merasa bahwa Schiff terlalu landai untuk beberapa kondisi pasar, namun original terlalu curam untuk kondisi lainnya, Modified Schiff Pitchfork (kadang disebut "Modified Andrews" atau "Schiff 2.0") menawarkan pendekatan yang lebih seimbang. Apa Itu Modified Schiff Pitchfork? Modified Schiff Pitchfork adalah varian dari Andrews' Pitchfork yang memodifikasi titik awal median line dengan cara yang berbeda dari Schiff standard. Jika Schiff menggeser titik awal ke posisi tengah antara Titik 1 dan...

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada pola-pola yang begitu ikonik sehingga menjadi bahasa universal bagi trader di seluruh dunia. Salah satunya adalah Double Bottom. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai dua lembah (bottom) dengan kedalaman yang kurang lebih sama, seperti dua cekungan kembar. Double Bottom adalah kebalikan dari Double Top. Pola ini merupakan salah satu pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang paling terkenal dan paling dapat diandalkan. Ia menandakan bahwa tren turun telah kehabisan tenaga dan harga akan berbalik arah menjadi tren naik. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Double Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Double Bottom? Double Bottom adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend)....

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  3. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  4. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  5. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  6. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  7. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  8. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  9. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  10. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar

TradingView Chart - KRAS