Update: Kamis, 30 April 2026

MAPI

PT. Mitra Adiperkasa Tbk.

Rp 1.215
-5.81%
Volume
170.542 lot
MA 5
1.282
MA 20
1.283
RSI
43.94
High
1.305
Low
1.215
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.87%
Support (10d)
1.215
Resistance (10d)
1.345
Volume Trend (10d)
-25.9%
Score
15
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
6.58 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.053 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MAPI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.215, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.345.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.154 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish

Dalam dunia analisa teknikal saham, candlestick adalah "bahasa" yang digunakan untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, Dragonfly Doji adalah salah satu formasi satu candlestick yang paling kuat dan mudah dikenali. Bagi para trader dan investor, memahami pola ini bisa menjadi senjata ampuh untuk mendeteksi potensi pembalikan harga dari tren turun ke tren naik (bullish reversal). Apa Itu Dragonfly Doji? Secara visual, Dragonfly Doji terbentuk ketika harga pembukaan (open), tertinggi (high), dan penutupan (close) berada di level yang hampir sama. Sementara itu, harga terendah (low) bergerak jauh lebih rendah, membentuk sumbu bawah (lower shadow) yang panjang dan tubuh (real body) yang sangat pendek atau hampir tidak ada. Ciri-ciri utama Dragonfly Doji: Sumbu bawah panjang minimal 2 kali panjang tubuh. Sumbu atas sangat...

Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

Dalam dunia analisis teknikal saham, banyak trader hanya berfokus pada harga dan volume standar. Namun, ada alat yang lebih tajam untuk membedah pertarungan sesungguhnya antara pembeli dan penjual: Cumulative Volume Delta (CVD) dan konsep Delta Divergence. Jika Anda ingin memahami mengapa harga naik tapi sebenarnya kelemahan sedang terjadi, atau mengapa harga turun tapi justru ada sinyal pembelian besar, maka artikel ini wajib Anda baca. Apa Itu Volume Delta? Sebelum memahami CVD, kita harus paham dulu apa itu Volume Delta. Dalam setiap candlestick, terjadi transaksi jual dan beli. Volume Delta adalah selisih antara volume yang terjadi di bid price (tekanan jual) dan volume di ask price (tekanan beli). Rumus sederhananya: Delta = Volume Ask (Beli Aktif) – Volume Bid (Jual Aktif) Delta Positif (+) :...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  2. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  3. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  4. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  5. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  6. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  7. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  8. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  9. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  10. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren

TradingView Chart - MAPI