Update: Kamis, 30 April 2026

MDIA

PT. Intermedia Capital Tbk.

Rp 130
-4.41%
Volume
7.545.568 lot
MA 5
131
MA 20
93
RSI
79.23
High
145
Low
123
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.86%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
162
Volume Trend (10d)
+304.4%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
140.74 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (79.2) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -180.946 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDIA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 79.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp162.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 0 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada beberapa pola yang begitu ikonik dan mudah dikenali sehingga menjadi favorit para trader di seluruh dunia. Salah satunya adalah Morning Star (Bintang Fajar). Namanya saja sudah mengandung harapan—seperti bintang fajar yang muncul sebelum matahari terbit, pola ini menandakan bahwa "malam" tren turun akan segera berakhir dan "siang" tren naik akan dimulai. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Morning Star, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Morning Star? Morning Star adalah pola pembalikan bullish (dari turun ke naik) yang terdiri dari tiga candlestick. Pola ini terbentuk di akhir tren turun (downtrend) dan dianggap sebagai salah satu sinyal reversal paling andal dalam analisis teknikal. Tiga candlestick dalam Morning...

Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai pola segitiga, kini saatnya mengenal pola yang bentuknya mirip tetapi memiliki implikasi yang sangat berbeda: Rising Wedge atau Wedge Naik. Rising Wedge adalah salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula. Secara visual, pola ini terlihat bullish karena garis-garisnya miring ke atas. Namun, dalam konteks tertentu, Rising Wedge justru merupakan pola bearish continuation – artinya ia menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, tren turun akan berlanjut. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rising Wedge sebagai pola bearish continuation, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Rising Wedge? Rising Wedge adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang sama-sama miring ke atas,...

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  2. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  3. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  4. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  5. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  6. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  7. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  8. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  9. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  10. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem

TradingView Chart - MDIA