Update: Kamis, 30 April 2026

MDIY

PT. Daya Intiguna Yasa Tbk.

Rp 870
-2.79%
Volume
2.769 lot
MA 5
879
MA 20
887
RSI
41.38
High
915
Low
870
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.10%
Support (10d)
860
Resistance (10d)
915
Volume Trend (10d)
-3.3%
Score
10
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-4.40 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -960 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDIY saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.10%. Area support terdekat berada di sekitar Rp860, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp915.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 817 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional

Di pasar saham, ada satu indikator yang hampir selalu dibuka oleh para trader profesional setiap pagi, namun jarang digunakan oleh trader ritel. Indikator itu adalah VWAP (Volume Weighted Average Price). VWAP bukanlah indikator biasa. Ia adalah standar industri yang digunakan oleh fund manager, institusi keuangan, dan proprietary trading desk untuk mengeksekusi order besar. Bagi mereka, VWAP adalah patokan untuk menilai apakah eksekusi beli atau jual mereka dilakukan pada harga yang baik. Lalu, mengapa trader ritel juga perlu memahami VWAP? Karena VWAP menjawab pertanyaan paling fundamental dalam trading: Berapa sebenarnya harga wajar saham ini hari ini, jika dihitung berdasarkan volume? Apa Itu VWAP? VWAP adalah harga rata-rata tertimbang volume dari suatu saham dalam satu hari perdagangan. Ia menghitung ulang setiap saat seiring berjalannya waktu, memberikan...

Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

Di antara ratusan pola candlestick yang dikenal dalam analisis teknikal, ada beberapa pola yang tergolong langka namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan. Salah satunya adalah Upside Tasuki Gap. Pola ini merupakan variasi dari keluarga Tasuki (atau Tasuki Gap) yang berfungsi sebagai sinyal konfirmasi lanjutan tren, bukan pembalikan. Bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum bullish dengan tingkat risiko yang terkendali, Upside Tasuki Gap layak masuk dalam daftar pola andalan. Karakteristik Pola Upside Tasuki Gap Upside Tasuki Gap adalah pola yang terbentuk dari tiga candlestick. Namanya sudah memberi petunjuk: "Upside" berarti terjadi dalam tren naik, sedangkan "Gap" mengacu pada celah harga yang tidak tersentuh. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna putih (bullish), menegaskan tren naik yang sedang berlangsung. Badan candlestick solid dan...

Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang

Dalam analisa teknikal saham, Spinning Top adalah representasi sempurna dari keseimbangan kekuatan atau indecision. Memahami pola ini sama pentingnya dengan memahami pola reversal, karena Spinning Top sering menjadi "penanda" bahwa perubahan besar akan segera terjadi. Apa Itu Spinning Top? Secara visual, Spinning Top memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Kecil (baik hijau maupun merah) Sumbu atas (upper shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Sumbu bawah (lower shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Bentuk keseluruhan Simetris, seperti gasing yang berputar Nama lain: Spinning Top juga dikenal sebagai "High Wave" jika sumbu sangat panjang, atau "Neutral Doji" jika tubuh hampir tidak ada. Perbedaan utama dengan Doji: Doji: Tubuh hampir tidak ada (open ≈ close). Spinning Top: Tubuh kecil tapi jelas ada (open dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  2. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  3. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  4. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  5. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  6. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  7. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  8. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  10. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan

TradingView Chart - MDIY