Update: Kamis, 30 April 2026

MGNA

PT. Magna Investama Mandiri Tbk.

Rp 184
0.00%
Volume
4.063 lot
MA 5
183
MA 20
184
RSI
55.88
High
186
Low
177
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.58%
Support (10d)
177
Resistance (10d)
190
Volume Trend (10d)
-64.8%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-3.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -17 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MGNA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp177, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp190.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 177, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola grafik digunakan untuk mencari peluang beli. Ada kalanya seorang trader justru perlu mencari sinyal jual atau posisi short. Salah satu pola paling terkenal untuk mengidentifikasi kelanjutan tren turun adalah Bearish Flag. Apa Itu Bearish Flag? Bearish Flag adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga turun secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi atau koreksi kecil ke atas yang membentuk saluran menaik. Bentuknya menyerupai bendera terbalik, dengan tiang bendera mengarah ke bawah dan area bendera yang bergerak naik perlahan. Pola ini menunjukkan bahwa meskipun harga sempat “beristirahat” atau mencoba rebound, tekanan jual masih sangat dominan. Setelah fase konsolidasi selesai, harga kemungkinan besar akan melanjutkan tren turunnya. Karakteristik Pola Bearish Flag Untuk mengidentifikasi...

On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break

Dalam dunia analisis teknikal, banyak trader terlalu fokus pada harga dan melupakan satu komponen vital lainnya: volume. Padahal, volume adalah bahan bakar yang menggerakkan pasar. Tanpa volume, pergerakan harga seringkali tidak memiliki daya tahan. Salah satu indikator tertua namun paling andal yang menghubungkan harga dan volume adalah On Balance Volume (OBV). Dikembangkan oleh Joseph Granville pada tahun 1963, OBV bekerja dengan prinsip sederhana namun kuat: volume mendahului harga. Yang membuat OBV istimewa adalah kemampuannya mendeteksi dua pola paling powerful dalam trading, yaitu divergence dan trendline break. Kedua pola ini seringkali memberikan sinyal lebih awal dibandingkan indikator lainnya. Cara Menghitung OBV (Sederhana Sekali) Rumus OBV sangat mudah dipahami: Jika harga tutup lebih tinggi dari hari sebelumnya → OBV = OBV sebelumnya + Volume hari ini...

Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang

Dalam analisa teknikal saham, Spinning Top adalah representasi sempurna dari keseimbangan kekuatan atau indecision. Memahami pola ini sama pentingnya dengan memahami pola reversal, karena Spinning Top sering menjadi "penanda" bahwa perubahan besar akan segera terjadi. Apa Itu Spinning Top? Secara visual, Spinning Top memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Kecil (baik hijau maupun merah) Sumbu atas (upper shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Sumbu bawah (lower shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Bentuk keseluruhan Simetris, seperti gasing yang berputar Nama lain: Spinning Top juga dikenal sebagai "High Wave" jika sumbu sangat panjang, atau "Neutral Doji" jika tubuh hampir tidak ada. Perbedaan utama dengan Doji: Doji: Tubuh hampir tidak ada (open ≈ close). Spinning Top: Tubuh kecil tapi jelas ada (open dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  2. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  4. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  5. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  6. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  7. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  8. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  9. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  10. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

TradingView Chart - MGNA