Update: Kamis, 30 April 2026

MREI

PT. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.

Rp 1.060
+1.44%
Volume
1.748 lot
MA 5
1.048
MA 20
1.042
RSI
57.14
High
1.060
Low
1.000
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.49%
Support (10d)
960
Resistance (10d)
1.105
Volume Trend (10d)
+18.2%
Score
100
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
4.43 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 82 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MREI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp960, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.105.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.060 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.219 - 1.325 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.007 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah "bahan bakar" yang menggerakkan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi di mana volume melonjak ke tingkat yang ekstrim—jauh di atas rata-rata—dan justru menandakan bahwa tren sedang kehabisan tenaga. Kondisi ini dikenal sebagai Climax Volume. Climax volume adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia sering muncul di titik-titik kritis pasar: di akhir downtrend yang panjang (selling climax) atau di akhir uptrend yang panjang (buying climax). Bagi trader yang memahami konsep ini, climax volume adalah peringatan bahwa tren akan segera berbalik atau setidaknya mengalami koreksi signifikan. Karakteristik Climax Volume Climax volume adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak drastis—seringkali 3 hingga 5 kali atau lebih di atas volume...

Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rounding Top sebagai pola pembalikan bearish yang berbentuk kubah, kini saatnya mengenal saudaranya yang berada di sisi sebaliknya: Rounding Bottom, yang juga dikenal sebagai Saucer (piring) atau Bow (mangkuk). Rounding Bottom adalah kebalikan dari Rounding Top. Jika Rounding Top berbentuk kubah terbalik (seperti huruf "n"), maka Rounding Bottom berbentuk mangkuk atau piring (seperti huruf "u"). Pola ini menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari kepanikan menjadi apatis, lalu menjadi optimisme yang perlahan-lahan membangun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Bottom? Rounding Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini berbentuk...

Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, dunia pola harmonic terus berkembang. Setelah mempelajari Gartley, Bat, Butterfly, Crab, Cypher, dan Deep Crab, kini saatnya mengenal pola harmonic yang relatif baru namun semakin populer: pola Shark atau pola Hiu. Pola Shark ditemukan oleh Scott Carney, penemu pola Crab dan Deep Crab. Pola ini dinamakan "Shark" (hiu) karena bentuknya yang menyerupai sirip hiu yang muncul di permukaan air – tiba-tiba, tajam, dan mematikan. Pola Shark dikenal karena kemampuannya menangkap titik pembalikan dengan presisi tinggi dalam waktu yang relatif singkat. Yang membedakan Shark dari pola harmonic lainnya adalah strukturnya yang lebih sederhana (hanya memiliki 4 titik, bukan 5) dan rasio Fibonacci yang spesifik. Pola Shark adalah salah satu pola harmonic yang paling mudah diidentifikasi namun tetap memiliki tingkat akurasi yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  2. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  3. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  4. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  5. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  6. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  7. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  8. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  9. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  10. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan

TradingView Chart - MREI