Update: Kamis, 30 April 2026

MUTU

PT. Mutuagung Lestari Tbk.

Rp 106
-0.93%
Volume
11.426 lot
MA 5
107
MA 20
106
RSI
57.58
High
108
Low
103
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.66%
Support (10d)
103
Resistance (10d)
123
Volume Trend (10d)
-40.0%
Score
50
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
10.42 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -476 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MUTU saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp103, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp123.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 103, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick

Dalam dunia trading saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk membaca sentimen pasar. Di antara berbagai pola dua candlestick yang ada, Tweezer Bottom merupakan formasi yang cukup diandalkan untuk mengindikasikan potensi pembalikan harga dari tren turun menjadi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Tweezer Bottom, bagaimana cara mengidentifikasinya, makna psikologis di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Tweezer Bottom? Secara harfiah, tweezer berarti "pinset". Nama ini diambil karena bentuk dua candlestick dalam pola ini memiliki sumbu bawah (lower shadow) yang panjang dan sejajar—mirip dengan dua ujung pinset yang menyentuh titik harga yang sama. Definisi: Tweezer Bottom adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk setelah terjadinya penurunan harga. Pola ini terdiri dari dua...

Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

Dalam analisis teknikal saham, ada banyak indikator kompleks dengan rumus yang rumit dan parameter yang membingungkan. Namun, terkadang yang paling sederhana justru yang paling efektif. Salah satu indikator paling sederhana namun sangat berguna adalah Momentum (MOM). Momentum (sering disingkat MOM) adalah indikator yang mengukur kecepatan perubahan harga dengan menghitung selisih antara harga saat ini dengan harga N periode yang lalu. Tidak ada moving average, tidak ada smoothing, tidak ada bobot – hanya selisih harga. Kesederhanaan inilah yang membuat Momentum menjadi alat yang sangat baik untuk mengidentifikasi kekuatan tren, divergence, dan potensi pembalikan harga. Indikator ini juga menjadi fondasi bagi banyak indikator lain seperti RSI, MACD, dan lainnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Momentum (MOM), mulai dari cara perhitungan, interpretasi garis nol...

Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

Dalam dunia analisis teknikal saham, banyak trader hanya berfokus pada harga dan volume standar. Namun, ada alat yang lebih tajam untuk membedah pertarungan sesungguhnya antara pembeli dan penjual: Cumulative Volume Delta (CVD) dan konsep Delta Divergence. Jika Anda ingin memahami mengapa harga naik tapi sebenarnya kelemahan sedang terjadi, atau mengapa harga turun tapi justru ada sinyal pembelian besar, maka artikel ini wajib Anda baca. Apa Itu Volume Delta? Sebelum memahami CVD, kita harus paham dulu apa itu Volume Delta. Dalam setiap candlestick, terjadi transaksi jual dan beli. Volume Delta adalah selisih antara volume yang terjadi di bid price (tekanan jual) dan volume di ask price (tekanan beli). Rumus sederhananya: Delta = Volume Ask (Beli Aktif) – Volume Bid (Jual Aktif) Delta Positif (+) :...

Artikel menarik lainnya:

  1. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  2. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  3. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  4. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  5. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  6. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  7. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  8. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  9. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  10. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - MUTU