Update: Kamis, 30 April 2026

RAAM

PT. Tripar Multivision Plus Tbk.

Rp 212
-2.75%
Volume
4.012 lot
MA 5
216
MA 20
227
RSI
25.93
High
218
Low
208
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.73%
Support (10d)
206
Resistance (10d)
238
Volume Trend (10d)
-41.0%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
22.54 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.340 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RAAM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp206, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp238.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 196 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

Dalam dunia trading saham, banyak sekali indikator teknikal yang digunakan untuk mengenali pola, tren, atau sinyal beli dan jual. Mulai dari Moving Average, RSI, MACD, hingga Bollinger Bands. Namun, ada satu indikator yang kerap dianggap unik karena fungsinya tidak untuk mencari pola. Indikator itu adalah ATR (Average True Range). ATR tidak pernah memberi tahu Anda apakah harga saham akan naik, turun, atau sideways. ATR tidak menghasilkan garis support-resistance dinamis, dan tidak memberikan sinyal overbought atau oversold. Lalu, untuk apa ATR digunakan? Jawabannya sederhana: ATR dirancang khusus untuk mengelola volatilitas dan menentukan stop loss yang adaptif. Apa Itu ATR (Average True Range)? Dikembangkan oleh Welles Wilder (tokoh di balik RSI dan Parabolic SAR), ATR mengukur seberapa besar pergerakan harga suatu saham dalam periode tertentu. Wilder...

Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks

Setelah mempelajari Andrews' Pitchfork (original) dan Schiff Pitchfork, kita memasuki varian ketiga dan terakhir dari keluarga garpu tren: Modified Schiff Pitchfork. Jika Andrews original adalah yang paling curam dan Schiff adalah yang paling landai, maka Modified Schiff berada di posisi tengah – sebuah kompromi cerdas yang menggabungkan kelebihan keduanya. Dikembangkan oleh para murid Andrews yang merasa bahwa Schiff terlalu landai untuk beberapa kondisi pasar, namun original terlalu curam untuk kondisi lainnya, Modified Schiff Pitchfork (kadang disebut "Modified Andrews" atau "Schiff 2.0") menawarkan pendekatan yang lebih seimbang. Apa Itu Modified Schiff Pitchfork? Modified Schiff Pitchfork adalah varian dari Andrews' Pitchfork yang memodifikasi titik awal median line dengan cara yang berbeda dari Schiff standard. Jika Schiff menggeser titik awal ke posisi tengah antara Titik 1 dan...

Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat

Dalam analisis teknikal saham, pola harmonic terus berkembang seiring waktu. Setelah mempelajari Gartley, Bat, Butterfly, Crab, dan Deep Crab, kini saatnya mengenal pola harmonic yang lebih baru namun sangat populer: pola Cypher. Pola Cypher ditemukan oleh Darren Oglesbee dan dipopulerkan oleh Mike Savage serta Tim West. Pola ini relatif lebih baru dibandingkan pola harmonic lainnya, tetapi dengan cepat menjadi favorit banyak trader karena akurasinya yang tinggi dan rasio risk-reward yang menarik. Yang membedakan Cypher dari pola harmonic lainnya adalah struktur internalnya yang unik, terutama pada posisi titik C dan rasio Fibonacci yang spesifik. Pola Cypher sering disebut sebagai "sandi rahasia" karena kemampuannya mengungkap titik pembalikan yang tidak terlihat oleh pola lain. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cypher (baik bullish maupun bearish),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  2. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  3. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  4. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  5. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  6. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  7. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  8. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  9. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  10. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

TradingView Chart - RAAM