Update: Kamis, 30 April 2026

RATU

PT. Raharja Energi Cepu Tbk.

Rp 6.175
-3.52%
Volume
79.842 lot
MA 5
6.315
MA 20
6.187
RSI
57.05
High
6.475
Low
5.900
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.10%
Support (10d)
5.900
Resistance (10d)
7.125
Volume Trend (10d)
-41.0%
Score
80
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
20.49 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.328 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RATU saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.10%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.900, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp7.125.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 6.175 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 7.101 - 7.719 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 5.866 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick dua hari yang terlihat seperti "kebangkitan" adalah sinyal pembalikan. Salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula adalah Thrusting Pattern. Banyak trader melihat lilin kedua yang bergerak melawan arah tren dan langsung menganggap itu sebagai sinyal pembalikan. Padahal, Thrusting Pattern justru sering kali merupakan sinyal kelanjutan tren (continuation pattern) , bukan pembalikan. Kesalahan interpretasi ini bisa berakibat fatal pada hasil trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi Thrusting Pattern (bullish dan bearish), karakteristiknya, mengapa pola ini justru menunjukkan kelanjutan tren, serta cara membedakannya dengan pola pembalikan seperti Piercing Line dan On-Neck Line. Apa Itu Thrusting Pattern? Thrusting Pattern adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin. Secara visual, pola ini sangat...

Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

Dalam analisis teknikal, banyak indikator yang hanya berfokus pada harga, mengabaikan volume sebagai komponen penting. Padahal, volume adalah "bahan bakar" di balik pergerakan harga. Sebuah pergerakan naik tanpa volume yang cukup mungkin hanya ilusi, sementara pergerakan naik dengan volume besar adalah sinyal kekuatan sejati. Di sinilah Force Index berperan. Dikembangkan oleh Dr. Alexander Elder (sosok yang sama di balik Elder Ray Index), Force Index adalah indikator yang menggabungkan tiga elemen penting: arah pergerakan harga, jarak pergerakan, dan volume. Dengan menggabungkan ketiganya, Force Index memberikan gambaran tentang "kekuatan sejati" dari sebuah pergerakan harga. Karakteristik Force Index Force Index adalah indikator osilator yang mengukur kekuatan di balik pergerakan harga. Semakin besar perubahan harga dan semakin tinggi volume, semakin besar nilai Force Index. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

Di antara ratusan pola candlestick yang dikenal dalam analisis teknikal, ada beberapa pola yang tergolong langka namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan. Salah satunya adalah Upside Tasuki Gap. Pola ini merupakan variasi dari keluarga Tasuki (atau Tasuki Gap) yang berfungsi sebagai sinyal konfirmasi lanjutan tren, bukan pembalikan. Bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum bullish dengan tingkat risiko yang terkendali, Upside Tasuki Gap layak masuk dalam daftar pola andalan. Karakteristik Pola Upside Tasuki Gap Upside Tasuki Gap adalah pola yang terbentuk dari tiga candlestick. Namanya sudah memberi petunjuk: "Upside" berarti terjadi dalam tren naik, sedangkan "Gap" mengacu pada celah harga yang tidak tersentuh. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna putih (bullish), menegaskan tren naik yang sedang berlangsung. Badan candlestick solid dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  2. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  3. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  4. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  5. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  6. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  7. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  8. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  9. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  10. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

TradingView Chart - RATU