Update: Kamis, 30 April 2026

RELF

PT. Graha Mitra Asia Tbk.

Rp 42
+7.69%
Volume
185.972 lot
MA 5
41
MA 20
40
RSI
57.89
High
42
Low
39
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.53%
Support (10d)
38
Resistance (10d)
45
Volume Trend (10d)
+82.2%
Score
85
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
10.53 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.509 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RELF saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp38, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp45.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 42 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 48 - 53 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 40 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick hanya melibatkan... ya, dua candlestick. Namun, ada satu pola unik yang namanya merujuk pada tiga candlestick tetapi tetap dikategorikan sebagai pola dua candlestick karena esensi perbandingannya antara candle pertama dan ketiga. Pola itu adalah Stick Sandwich. Pola ini mendapat namanya dari bentuknya yang menyerupai roti lapis (sandwich)—dua candlestick di "luar" memiliki warna yang sama, sementara candlestick di "tengah" memiliki warna berlawanan, seperti isi sandwich. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Stick Sandwich, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Stick Sandwich? Stick Sandwich adalah pola reversal (pembalikan) yang terdiri dari tiga candlestick, tetapi secara konsep termasuk dalam pembahasan pola dua candlestick karena fokus utamanya adalah...

Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kita sudah akrab dengan pola-pola populer seperti Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada pola-pola langka yang jarang dibahas padahal memiliki akurasi yang cukup menarik. Salah satunya adalah Ladder Bottom atau "Dasar Tangga". Dinamakan demikian karena bentuknya seperti tangga yang menurun lalu berbalik naik. Pola ini adalah sinyal pembalikan bullish yang muncul di akhir downtrend panjang, memberi sinyal bahwa penjual sudah kehabisan tenaga dan pembeli siap mengambil alih. Mari kita bedah pola lima candlestick yang langka namun powerful ini. Apa Itu Ladder Bottom? Ladder Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terdiri dari lima candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung cukup lama. Pola ini termasuk dalam kategori multi candlestick yang cukup kompleks . Nama "Ladder" (tangga) diambil...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  2. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  3. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  4. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  5. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  6. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  7. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  8. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  9. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  10. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga

TradingView Chart - RELF