Update: Kamis, 30 April 2026

SMAR

PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk.

Rp 6.150
-6.82%
Volume
3.286 lot
MA 5
6.405
MA 20
5.623
RSI
72.92
High
6.600
Low
5.925
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.19%
Support (10d)
5.300
Resistance (10d)
6.975
Volume Trend (10d)
+166.3%
Score
50
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
12.84 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (72.9) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 354 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMAR saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.975.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 5.300, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola konsolidasi terbentuk dengan amplitudo yang semakin mengecil (menyempit) – seperti segitiga simetris, wedge, atau flag. Namun, ada satu pola yang justru sebaliknya: amplitudonya semakin melebar. Pola itu adalah Broadening Formation, yang juga dikenal sebagai Megaphone Pattern (pola corong) karena bentuknya yang menyerupai corong atau megafon yang melebar ke kanan. Broadening Formation adalah pola yang mencerminkan ketidakpastian pasar yang ekstrem, perbedaan pendapat yang tajam antara pembeli dan penjual, serta volatilitas yang meningkat. Pola ini cukup jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia memberikan sinyal yang unik tentang perdebatan sengit di pasar. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Broadening Formation (Megaphone), mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Broadening Formation...

The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading

Dalam analisis teknikal, pola candlestick seperti bullish engulfing dan bearish engulfing sudah sangat terkenal. Namun, dalam dunia swing trading (terutama di kalangan trader yang menggunakan grafik harian atau mingguan), terdapat pola serupa yang disebut Outside Bar (atau Outside Candle). Meskipun secara visual mirip dengan engulfing, Outside Bar memiliki konteks penggunaan, interpretasi, dan implikasi yang berbeda. Outside Bar adalah pola yang sangat populer di kalangan swing trader karena kesederhanaannya dan kemampuannya untuk mengidentifikasi potensi pembalikan atau kelanjutan tren dalam jangka waktu yang lebih panjang. Berbeda dengan engulfing yang sering digunakan untuk entry instan, Outside Bar sering digunakan sebagai konfirmasi dalam sistem trading yang lebih luas. Karakteristik Outside Bar Outside Bar adalah sebuah candlestick tunggal yang rentang harga (high-low) nya sepenuhnya melampaui rentang harga candlestick sebelumnya....

Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick mengandalkan "gap" atau "tubuh yang menelusuri" untuk menghasilkan sinyal. Namun, ada satu pola unik yang justru mengandalkan pertemuan di level penutupan yang sama—itulah Meeting Lines. Pola ini mungkin terlihat sederhana, tetapi menyimpan makna psikologis yang mendalam tentang keseimbangan kekuatan antara bull dan bear. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Meeting Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Meeting Lines? Meeting Lines (garis pertemuan) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) ditutup pada level harga yang sama atau hampir sama. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1 Candle 2 Sinyal Bullish Meeting Lines...

Artikel menarik lainnya:

  1. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  2. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  3. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  4. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  5. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  6. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  7. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  8. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  9. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  10. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik

TradingView Chart - SMAR