Update: Kamis, 30 April 2026

SMGR

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 2.000
-4.31%
Volume
179.214 lot
MA 5
2.064
MA 20
2.315
RSI
23.38
High
2.110
Low
2.000
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.09%
Support (10d)
2.000
Resistance (10d)
2.520
Volume Trend (10d)
+51.7%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-21.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.4) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -42.818 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMGR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.000, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.520.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.000, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

Dalam analisis teknikal, banyak indikator yang hanya berfokus pada harga, mengabaikan volume sebagai komponen penting. Padahal, volume adalah "bahan bakar" di balik pergerakan harga. Sebuah pergerakan naik tanpa volume yang cukup mungkin hanya ilusi, sementara pergerakan naik dengan volume besar adalah sinyal kekuatan sejati. Di sinilah Force Index berperan. Dikembangkan oleh Dr. Alexander Elder (sosok yang sama di balik Elder Ray Index), Force Index adalah indikator yang menggabungkan tiga elemen penting: arah pergerakan harga, jarak pergerakan, dan volume. Dengan menggabungkan ketiganya, Force Index memberikan gambaran tentang "kekuatan sejati" dari sebuah pergerakan harga. Karakteristik Force Index Force Index adalah indikator osilator yang mengukur kekuatan di balik pergerakan harga. Semakin besar perubahan harga dan semakin tinggi volume, semakin besar nilai Force Index. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading

Dalam analisis teknikal, pola candlestick seperti bullish engulfing dan bearish engulfing sudah sangat terkenal. Namun, dalam dunia swing trading (terutama di kalangan trader yang menggunakan grafik harian atau mingguan), terdapat pola serupa yang disebut Outside Bar (atau Outside Candle). Meskipun secara visual mirip dengan engulfing, Outside Bar memiliki konteks penggunaan, interpretasi, dan implikasi yang berbeda. Outside Bar adalah pola yang sangat populer di kalangan swing trader karena kesederhanaannya dan kemampuannya untuk mengidentifikasi potensi pembalikan atau kelanjutan tren dalam jangka waktu yang lebih panjang. Berbeda dengan engulfing yang sering digunakan untuk entry instan, Outside Bar sering digunakan sebagai konfirmasi dalam sistem trading yang lebih luas. Karakteristik Outside Bar Outside Bar adalah sebuah candlestick tunggal yang rentang harga (high-low) nya sepenuhnya melampaui rentang harga candlestick sebelumnya....

Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks

Setelah mempelajari Andrews' Pitchfork (original) dan Schiff Pitchfork, kita memasuki varian ketiga dan terakhir dari keluarga garpu tren: Modified Schiff Pitchfork. Jika Andrews original adalah yang paling curam dan Schiff adalah yang paling landai, maka Modified Schiff berada di posisi tengah – sebuah kompromi cerdas yang menggabungkan kelebihan keduanya. Dikembangkan oleh para murid Andrews yang merasa bahwa Schiff terlalu landai untuk beberapa kondisi pasar, namun original terlalu curam untuk kondisi lainnya, Modified Schiff Pitchfork (kadang disebut "Modified Andrews" atau "Schiff 2.0") menawarkan pendekatan yang lebih seimbang. Apa Itu Modified Schiff Pitchfork? Modified Schiff Pitchfork adalah varian dari Andrews' Pitchfork yang memodifikasi titik awal median line dengan cara yang berbeda dari Schiff standard. Jika Schiff menggeser titik awal ke posisi tengah antara Titik 1 dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  2. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  3. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  4. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  5. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  6. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  7. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  8. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  9. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  10. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory

TradingView Chart - SMGR