Update: Kamis, 30 April 2026

SOFA

PT. Solusi Environment Asia Tbk.

Rp 402
-4.29%
Volume
94.739 lot
MA 5
438
MA 20
455
RSI
34.15
High
446
Low
400
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.19%
Support (10d)
400
Resistance (10d)
520
Volume Trend (10d)
-5.1%
Score
50
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-16.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.031 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SOFA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp400, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp520.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 400, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berfokus pada harga penutupan (close) — mengabaikan apa yang terjadi di dalam periode perdagangan itu sendiri. Padahal, sebuah candlestick dengan badan panjang (jauh antara open dan close) memberikan informasi yang sangat berbeda dibandingkan candlestick dengan badan pendek, meskipun harga penutupannya sama. Di sinilah Qstick berperan. Dikembangkan oleh Tushar Chande, tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator (CMO) dan banyak inovasi lainnya, Qstick adalah indikator yang menghitung selisih antara harga pembukaan dan harga penutupan yang dirata-ratakan selama periode tertentu. Hasilnya adalah ukuran yang lebih akurat tentang siapa yang benar-benar mengendalikan pasar — pembeli atau penjual — berdasarkan apa yang terjadi di dalam setiap candle. Karakteristik Qstick Qstick adalah indikator osilator yang mengukur selisih (open - close) atau (close - open)...

The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik

Dalam analisis teknikal, hari di mana tren berbalik arah adalah momen paling kritis bagi trader. Salah satu pola paling terkenal untuk mengidentifikasi pembalikan adalah Key Reversal Day. Namun, ada varian yang lebih spesifik dan sering dianggap lebih andal, yang dikenal sebagai The Reversal Day — sebuah pola yang memadukan elemen key reversal day dengan persyaratan volume yang khusus. The Reversal Day adalah pola candlestick tunggal yang menandakan perubahan arah tren yang signifikan, dikonfirmasi oleh lonjakan volume yang ekstrem. Pola ini sangat dihargai oleh trader karena memberikan sinyal reversal yang jelas dengan tingkat keandalan yang tinggi, terutama ketika volume memenuhi kriteria tertentu. Karakteristik The Reversal Day The Reversal Day adalah pola candlestick tunggal yang terjadi di akhir sebuah tren (baik uptrend maupun downtrend). Pola ini...

The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

Dalam analisis teknikal, pasar tidak selalu bergerak dalam tren yang jelas. Sebagian besar waktu, harga bergerak sideways dalam fase konsolidasi—naik turun dalam rentang yang sempit. Di sinilah Inside Bar berperan. Inside Bar adalah pola candlestick di mana seluruh rentang harga (high dan low) dari sebuah periode berada sepenuhnya di dalam rentang harga periode sebelumnya. Pola ini sangat populer di kalangan swing trader dan breakout trader karena Inside Bar sering muncul tepat sebelum harga melepaskan diri dari konsolidasi dan memulai pergerakan besar. Jika Outside Bar adalah "ledakan" volatilitas, maka Inside Bar adalah "ketenangan sebelum badai". Karakteristik Inside Bar Inside Bar adalah pola dua candlestick di mana candlestick kedua (inside bar) memiliki high yang lebih rendah dari high candlestick pertama, dan low yang lebih tinggi dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  2. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  3. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  4. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  5. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  6. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  7. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  8. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  9. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  10. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams

TradingView Chart - SOFA