Update: Kamis, 30 April 2026

TOOL

PT. Rohartindo Nusantara Luas Tbk.

Rp 100
+6.38%
Volume
16.566.463 lot
MA 5
78
MA 20
68
RSI
84.62
High
117
Low
81
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.90%
Support (10d)
62
Resistance (10d)
117
Volume Trend (10d)
+1,119.6%
Score
80
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
56.25 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (84.6) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8.264 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TOOL saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 84.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp62, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp117.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 100 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 115 - 125 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 95 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

Dalam analisis teknikal candlestick, Steve Nison adalah tokoh yang memperkenalkan seni membaca candlestick Jepang ke dunia Barat. Salah satu kontribusinya yang paling penting adalah klasifikasi tentang gap (celah harga). Selain tiga jenis gap utama yang dikenal secara luas—Breakaway Gap, Runaway Gap, dan Exhaustion Gap—Nison juga mengidentifikasi beberapa pola gap tambahan yang memiliki karakteristik dan implikasi tersendiri. Artikel ini akan membahas tiga jenis gap tambahan dari perspektif Steve Nison: Side-by-Side Gap, Up Gap Tasuki, dan Down Gap Tasuki. Ketiga pola ini sering luput dari perhatian trader pemula, padahal dapat menjadi sinyal yang sangat berguna untuk mengonfirmasi tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan. Mengapa Gap Itu Penting? Sebelum membahas ketiga pola tambahan, mari kita pahami mengapa gap begitu penting dalam analisis candlestick. Gap terjadi ketika harga pembukaan...

Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan

Dalam analisis teknikal saham, kemampuan untuk membedakan antara koreksi sementara dan pembalikan tren adalah kunci profitabilitas jangka panjang. Salah satu pola candlestick yang membantu para trader melakukan hal ini adalah Downside Tasuki Gap. Sebagai pasangan dari Upside Tasuki Gap, pola ini adalah sinyal lanjutan (continuation) dalam tren turun, bukan sinyal pembalikan. Bagi trader yang berfokus pada posisi short selling atau ingin melindungi portofolio di pasar bearish, Downside Tasuki Gap adalah pola yang wajib dipahami. Karakteristik Pola Downside Tasuki Gap Downside Tasuki Gap adalah pola yang terbentuk dari tiga candlestick dalam konteks tren turun. Nama "Downside" merujuk pada arah tren, sedangkan "Gap" mengacu pada celah harga yang terbentuk ke arah bawah. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna hitam (bearish), menegaskan tren...

Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada beberapa pola yang begitu langka dan begitu kuat sehingga para trader menyebutnya sebagai "holy grail" dari pola reversal. Salah satunya adalah Abandoned Baby (Bayi yang Terlantar). Pola ini mendapat namanya dari bentuknya yang unik—sebuah doji (bayi) yang terisolasi sendirian, "terlantar" di antara dua gap, terpisah dari kedua candlestick di sekitarnya. Ini adalah pola reversal paling ekstrem dan paling andal dalam analisis candlestick, tetapi juga yang paling jarang muncul. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Abandoned Baby (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Abandoned Baby? Abandoned Baby adalah pola pembalikan tiga candlestick yang sangat langka dan sangat kuat. Pola ini merupakan variasi ekstrem dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  2. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  3. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  4. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  5. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  6. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  7. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  8. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  9. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  10. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat

TradingView Chart - TOOL