Update: Kamis, 30 April 2026

WOOD

PT. Integra Indocabinet Tbk.

Rp 304
0.00%
Volume
4.212 lot
MA 5
304
MA 20
303
RSI
56.67
High
308
Low
298
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.19%
Support (10d)
296
Resistance (10d)
328
Volume Trend (10d)
-1.1%
Score
50
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -338 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WOOD saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp296, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp328.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 296, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah "bahan bakar" yang menggerakkan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi di mana volume melonjak ke tingkat yang ekstrim—jauh di atas rata-rata—dan justru menandakan bahwa tren sedang kehabisan tenaga. Kondisi ini dikenal sebagai Climax Volume. Climax volume adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia sering muncul di titik-titik kritis pasar: di akhir downtrend yang panjang (selling climax) atau di akhir uptrend yang panjang (buying climax). Bagi trader yang memahami konsep ini, climax volume adalah peringatan bahwa tren akan segera berbalik atau setidaknya mengalami koreksi signifikan. Karakteristik Climax Volume Climax volume adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak drastis—seringkali 3 hingga 5 kali atau lebih di atas volume...

Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga atau volume secara terpisah. Namun, Dr. Alexander Elder, seorang psikiater yang beralih menjadi trader profesional, mengembangkan sebuah indikator yang unik: Elder Ray Index. Indikator ini menggabungkan harga dan volume untuk mengukur kekuatan sebenarnya dari pembeli (bull) dan penjual (bear) di pasar. Dinamakan berdasarkan sinar-X (X-ray) yang dapat menembus benda padat, Elder Ray Index dirancang untuk "menembus" permukaan harga dan melihat kekuatan di balik pergerakan tersebut. Bagi trader yang ingin memahami dinamika pasar secara lebih mendalam, indikator ini adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Elder Ray Index Elder Ray Index terdiri dari dua komponen utama: Bull Power (Kekuatan Bull) dan Bear Power (Kekuatan Bear). Keduanya dihitung berdasarkan hubungan antara harga tertinggi, harga terendah, dan exponential moving...

Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai

Dalam analisis teknikal saham, pola harmonic memiliki berbagai bentuk yang kompleks – Gartley, Bat, Butterfly, Crab, dan seterusnya. Namun, di balik semua kompleksitas itu, terdapat satu pola yang menjadi fondasi dari semua pola harmonic lainnya: pola AB=CD. AB=CD adalah pola harmonic yang paling sederhana dan paling mendasar. Ia merupakan "batu bata" pembangun dari pola-pola harmonic yang lebih kompleks. Seorang trader harmonic pemula wajib menguasai pola AB=CD sebelum mempelajari pola lainnya. Pola ini dinamakan AB=CD karena memiliki dua kaki (leg) yang panjangnya sama: dari A ke B dan dari C ke D, dengan hubungan Fibonacci yang spesifik di antara mereka. Pola ini mengajarkan konsep dasar tentang simetri dan rasio Fibonacci dalam pergerakan harga. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola AB=CD (baik bullish maupun...

Artikel menarik lainnya:

  1. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  2. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  3. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  4. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  5. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  6. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  7. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  8. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  9. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  10. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

TradingView Chart - WOOD