Update: Kamis, 30 April 2026

ADCP

PT. Adhi Commuter Properti Tbk.

Rp 51
-1.92%
Volume
2.932.462 lot
MA 5
51
MA 20
52
RSI
52.38
High
57
Low
51
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.32%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
68
Volume Trend (10d)
+1,649.4%
Score
60
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
2.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.520 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADCP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp68.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 52 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 56 - 59 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 47 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Di antara berbagai pola yang ada, Bullish Engulfing termasuk yang paling mudah dikenali dan memiliki tingkat akurasi tinggi, terutama jika muncul setelah tren turun yang panjang. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bullish Engulfing: mulai dari definisi, cara membaca, hingga strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Pola Bullish Engulfing? Bullish Engulfing adalah pola dua candlestick (dua batang lilin) yang menandakan potensi pembalikan arah dari bearish (turun) menjadi bullish (naik). Pola ini terjadi ketika sebuah candlestick berwarna merah (bearish) diikuti oleh candlestick berwarna hijau (bullish) yang lebih besar. Candlestick hijau tersebut "menelan" (engulf) seluruh tubuh (body) candlestick merah sebelumnya, termasuk bayangan...

The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands

Dalam analisis teknikal, Bollinger Bands adalah salah satu indikator volatilitas paling populer. Namun, selain fungsi standarnya (mengidentifikasi overbought/oversold), ada pola spesifik yang dinamai oleh komunitas trader: The Slingshot Pattern (atau sering disebut "Bollinger Bands Squeeze and Expansion" atau "The Squeeze Pattern"). Slingshot Pattern adalah pola di mana Bollinger Bands menyempit drastis (squeeze), menandakan periode volatilitas rendah, kemudian harga "melompat" keluar dari bands dengan kekuatan besar—seperti batu yang diumpankan ke ketapel (slingshot) lalu dilepaskan. Pola ini sangat populer karena memberikan sinyal breakout yang jelas dan seringkali sangat akurat. Karakteristik The Slingshot Pattern Slingshot Pattern terdiri dari tiga fase utama: kompresi (squeeze), ekspansi (expansion), dan follow-through. Pola ini memanfaatkan sifat Bollinger Bands yang menyempit saat volatilitas rendah dan melebar saat volatilitas tinggi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  2. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  3. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  4. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  7. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  8. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  9. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  10. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan

TradingView Chart - ADCP