Update: Kamis, 30 April 2026

ALTO

PT. Tri Banyan Tirta Tbk.

Rp 18
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
18
MA 20
18
RSI
100.00
High
-
Low
-
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

Di antara berbagai metode analisis teknikal, sebagian besar hanya melihat apa yang terjadi: harga naik, harga turun, volume besar, volume kecil. Namun, ada satu metode yang mencoba menjawab mengapa itu terjadi dan siapa di baliknya. Metode itu adalah VSA (Volume Spread Analysis). Dikembangkan oleh Tom Williams, seorang trader yang menghabiskan lebih dari 30 tahun bekerja dengan para "pemain besar" (smart money) di pasar saham dan komoditas, VSA didasarkan pada premis sederhana namun revolusioner: setiap pergerakan harga yang signifikan pasti didahului oleh aktivitas para profesional. VSA tidak hanya mengukur volume dan harga, tetapi membaca hubungan antara keduanya untuk mengetahui apakah para pemain besar sedang mengakumulasi, mendistribusikan, atau sudah tidak aktif. Apa Itu VSA (Volume Spread Analysis)? Volume Spread Analysis adalah metode membaca aksi harga berdasarkan...

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, mungkin tidak ada yang terlihat semisterius, sekontroversial, dan sekuat Gann Angles. Dikembangkan oleh William Delbert Gann (1878-1955), seorang trader legendaris yang dikatakan mengubah $10 menjadi $50 juta dalam 30 tahun, Gann Angles adalah sistem analisis yang menghubungkan waktu dan harga dalam kerangka geometri. Gann percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang teratur dan dapat diprediksi menggunakan rasio geometris. Baginya, hubungan antara waktu dan harga tidak acak, tetapi mengikuti rasio tertentu seperti 1:1, 2:1, 1:2, dan seterusnya. Apa Itu Gann Angles? Gann Angles adalah garis-garis diagonal yang digambar dari titik puncak atau dasar signifikan dengan kemiringan tertentu. Setiap sudut merepresentasikan hubungan spesifik antara pergerakan harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Filosofi dasar Gann: "Ketika waktu dan harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  2. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  3. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  4. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  5. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  6. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  7. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  8. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  9. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan

TradingView Chart - ALTO