Update: Kamis, 30 April 2026

AMFG

PT. Asahimas Flat Glass Tbk.

Rp 3.170
-3.65%
Volume
33 lot
MA 5
3.240
MA 20
3.250
RSI
40.00
High
3.330
Low
3.150
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.23%
Support (10d)
3.150
Resistance (10d)
3.330
Volume Trend (10d)
-56.5%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-8.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMFG saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.150, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.330.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.993 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, ada satu pola yang diakui oleh hampir semua trader sebagai pola pembalikan paling terkenal dan paling dapat diandalkan. Pola itu adalah Head and Shoulders (H&S) atau pola "Kepala dan Bahu". Dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai siluet manusia dengan dua bahu (kiri dan kanan) dan sebuah kepala di tengah. Pola ini adalah representasi visual dari pertarungan epik antara pembeli dan penjual, yang akhirnya berakhir dengan perubahan arah tren yang signifikan. Artikel ini akan membahas secara lengkap pola Head and Shoulders dalam kedua bentuknya (klasik dan inverted), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola Head and Shoulders? Head and Shoulders adalah pola pembalikan (reversal pattern) yang menandakan berakhirnya sebuah tren dan dimulainya tren baru...

Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)

Dalam analisis teknikal saham, kita sering mendengar istilah "trend is your friend". Namun, tidak semua tren berjalan mulus. Terkadang pasar berhenti sejenak, seolah-olah sedang "berpikir" atau "mempertimbangkan" langkah selanjutnya. Pola candlestick yang merepresentasikan kondisi ini dengan sangat baik adalah Deliberation. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Deliberation, bagaimana mengenalinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading yang lebih bijak. Apa Itu Pola Deliberation? Deliberation (dari kata deliberate = mempertimbangkan dengan saksama) adalah pola tiga candlestick yang terbentuk di tengah tren naik yang sudah berjalan. Pola ini menunjukkan bahwa momentum bullish mulai melemah dan pasar sedang memasuki fase "keraguan" atau "kejenuhan sementara". Secara visual, Deliberation adalah versi ekstrem dari pola Side-by-Side White Lines yang telah kita bahas sebelumnya. Perbedaan utamanya terletak pada...

Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai pola harmonic seperti Gartley, Bat, Butterfly, dan Crab, kini saatnya mengenal pola yang paling langka dan paling ekstrem di antara semuanya: pola Deep Crab. Deep Crab adalah variasi lanjutan dari pola Crab yang ditemukan oleh Scott Carney. Pola ini disebut "Deep" (dalam) karena titik D berada pada level Fibonacci yang lebih dalam dan lebih ekstrem dibandingkan Crab biasa – yaitu di level 224% dari XA (atau kadang 200% dan 261.8%). Jika Crab biasa sudah dianggap ekstrem dengan titik D di 161.8% dari XA, maka Deep Crab benar-benar berada di level yang sangat dalam. Pola ini sangat jarang muncul, tetapi ketika muncul, ia sering kali menghasilkan pembalikan harga yang spektakuler. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  2. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  3. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  4. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  5. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  6. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  7. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  8. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  9. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  10. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan

TradingView Chart - AMFG