Update: Kamis, 30 April 2026

ASII

PT. Astra International Tbk.

Rp 5.975
-1.24%
Volume
476.903 lot
MA 5
6.100
MA 20
6.203
RSI
39.68
High
6.075
Low
5.975
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.29%
Support (10d)
5.975
Resistance (10d)
6.625
Volume Trend (10d)
-6.3%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
0.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -30.893 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASII saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.975, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.625.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 5.676 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

Dalam dunia analisis teknikal saham, banyak trader hanya berfokus pada harga dan volume standar. Namun, ada alat yang lebih tajam untuk membedah pertarungan sesungguhnya antara pembeli dan penjual: Cumulative Volume Delta (CVD) dan konsep Delta Divergence. Jika Anda ingin memahami mengapa harga naik tapi sebenarnya kelemahan sedang terjadi, atau mengapa harga turun tapi justru ada sinyal pembelian besar, maka artikel ini wajib Anda baca. Apa Itu Volume Delta? Sebelum memahami CVD, kita harus paham dulu apa itu Volume Delta. Dalam setiap candlestick, terjadi transaksi jual dan beli. Volume Delta adalah selisih antara volume yang terjadi di bid price (tekanan jual) dan volume di ask price (tekanan beli). Rumus sederhananya: Delta = Volume Ask (Beli Aktif) – Volume Bid (Jual Aktif) Delta Positif (+) :...

Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, ada satu yang pendekatannya paling unik dan berbeda dari yang lain. Alat ini tidak menggunakan moving average, tidak menggunakan rumus statistik kompleks, dan tidak menggunakan rasio Fibonacci seperti kebanyakan indikator lainnya. Alat itu adalah Murray Math Lines (MML). Dikembangkan oleh seorang trader legendaris bernama T.H. Murray, yang kemudian dipopulerkan dan disempurnakan oleh Tim Murray (kecil kemungkinan ada hubungan keluarga, meskipun namanya mirip), MML didasarkan pada konsep yang brilian namun sederhana: harga bergerak dalam oktaf. Ya, seperti oktaf dalam musik. Murray percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang terbagi menjadi 8 bagian sama besar, dan level-level ini berulang pada skala yang berbeda. Hasilnya adalah sebuah sistem support dan resistance yang sangat terstruktur. Apa Itu Murray Math Lines? Murray...

Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal

Di antara sekian banyak pola dalam analisis teknikal, ada beberapa yang tidak berasal dari candlestick Jepang, melainkan dari pengamatan perilaku harga modern. Salah satunya adalah Bump and Run Reversal (BARR). Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh analis teknikal Thomas Bulkowski dan berbeda dari kebanyakan pola karena berfokus pada kemiringan tren serta perubahan sudut pergerakan harga. BARR adalah pola pembalikan (reversal) yang bisa terjadi di puncak uptrend (bearish reversal) maupun di dasar downtrend (bullish reversal). Artikel ini akan fokus pada versi reversal-nya, bukan versi continuation. Karakteristik Pola Bump and Run Reversal BARR adalah pola yang terbentuk dari serangkaian pergerakan harga dengan tiga fase utama. Nama "Bump and Run" menggambarkan proses di mana harga "menabrak" (bump) keluar dari tren yang mapan, kemudian "berlari" (run) kembali ke...

Artikel menarik lainnya:

  1. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  2. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  3. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  4. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  5. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  8. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  9. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  10. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

TradingView Chart - ASII