Update: Kamis, 30 April 2026

PRIM

PT. Royal Prima Tbk.

Rp 83
-3.49%
Volume
97.778 lot
MA 5
86
MA 20
77
RSI
66.67
High
87
Low
82
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.46%
Support (10d)
69
Resistance (10d)
97
Volume Trend (10d)
+1,724.3%
Score
55
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
15.28 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.775 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PRIM saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp69, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp97.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 97 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 107, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 69 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick Jepang memiliki nama-nama yang unik dan mudah diingat. Setelah mempelajari pola seperti Doji, Hammer, atau Unique Three River, ada satu pola lagi yang jarang dibahas tetapi memiliki sinyal cukup kuat, yaitu Concealing Baby Swan. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bullish (bullish reversal pattern) yang muncul di akhir tren turun. Namanya terdengar indah, namun di baliknya tersimpan psikologi pasar yang intens: kepanikan, keraguan, dan akhirnya pembalikan arah. Apa Itu Concealing Baby Swan? Secara harfiah, concealing berarti menyembunyikan, baby berarti bayi, dan swan berarti angsa. Nama ini diambil karena formasi candlestick-nya menggambarkan seolah-olah sebuah "angsa kecil" (lilin kecil) tersembunyi di dalam bayangan lilin besar sebelumnya. Pola ini terdiri dari empat candlestick dan dianggap sebagai salah satu pola pembalikan...

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu simetris dan indah secara visual sehingga mudah dikenali meskipun jarang muncul. Pola itu adalah Three Drives – pola harmonic yang terdiri dari tiga dorongan (drives) harga yang simetris, membentuk huruf "E" atau "3" yang melebar. Three Drives adalah salah satu pola harmonic tertua dan paling sederhana. Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh H.M. Gartley dalam bukunya "Profits in the Stock Market" (1935) sebagai bagian dari filosofi "Three Drives to a Top" atau "Three Drives to a Bottom". Pola ini didasarkan pada teori Dow bahwa pasar bergerak dalam tiga dorongan (three drives) sebelum berbalik arah. Keindahan pola Three Drives terletak pada kesederhanaannya: pola ini hanya membutuhkan tiga titik ekstrem yang simetris (A, C, E) dan dua...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  2. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  3. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  4. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  5. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  6. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  7. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  8. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  9. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  10. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi

TradingView Chart - PRIM