Update: Kamis, 30 April 2026

BAYU

PT. Bayu Buana Tbk

Rp 1.365
-0.73%
Volume
928 lot
MA 5
1.368
MA 20
1.367
RSI
48.48
High
1.380
Low
1.350
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.80%
Support (10d)
1.320
Resistance (10d)
1.405
Volume Trend (10d)
+285.2%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-2.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -27 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BAYU saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.320, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.405.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.320, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)

Dalam analisis teknikal saham, kita sering mendengar istilah "trend is your friend". Namun, tidak semua tren berjalan mulus. Terkadang pasar berhenti sejenak, seolah-olah sedang "berpikir" atau "mempertimbangkan" langkah selanjutnya. Pola candlestick yang merepresentasikan kondisi ini dengan sangat baik adalah Deliberation. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Deliberation, bagaimana mengenalinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading yang lebih bijak. Apa Itu Pola Deliberation? Deliberation (dari kata deliberate = mempertimbangkan dengan saksama) adalah pola tiga candlestick yang terbentuk di tengah tren naik yang sudah berjalan. Pola ini menunjukkan bahwa momentum bullish mulai melemah dan pasar sedang memasuki fase "keraguan" atau "kejenuhan sementara". Secara visual, Deliberation adalah versi ekstrem dari pola Side-by-Side White Lines yang telah kita bahas sebelumnya. Perbedaan utamanya terletak pada...

Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal

Dalam dunia analisis teknikal, ada satu alat yang terlihat seperti "sihir" bagi sebagian orang. Ia mampu memprediksi level support dan resistance dengan akurasi yang mengejutkan, padahal hanya berdasarkan sebuah deret angka yang ditemukan seorang matematikawan Italia pada abad ke-13. Alat itu adalah Fibonacci Retracement. Dari sekian banyak alat berbasis Fibonacci, retracement adalah yang paling populer. Ia digunakan untuk mengidentifikasi level-level potensial di mana harga akan berbalik atau pullback dalam sebuah tren. Level-level kuncinya adalah 38.2%, 50%, 61.8%, dan 78.6% – angka-angka yang konon muncul berulang kali di alam, seni, arsitektur, hingga pasar keuangan. Sekilas tentang Deret Fibonacci Leonardo Fibonacci, seorang matematikawan Italia, memperkenalkan deret angka yang kemudian dikenal sebagai Deret Fibonacci: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144,...

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  2. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  4. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  5. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  6. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  7. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  8. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  9. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  10. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi

TradingView Chart - BAYU