Update: Kamis, 30 April 2026

BBCA

PT. Bank Central Asia Tbk.

Rp 5.850
-2.09%
Volume
3.034.054 lot
MA 5
5.970
MA 20
6.401
RSI
19.64
High
5.975
Low
5.800
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.61%
Support (10d)
5.800
Resistance (10d)
6.575
Volume Trend (10d)
+74.4%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-15.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (19.6) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.377.703 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBCA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 19.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.800, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.575.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 5.800, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader hanya mengenal dua dimensi: harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Candlestick, bar chart, line chart – semuanya bekerja dalam kerangka dua dimensi ini. Namun, ada sebuah metode analisis yang dikembangkan oleh J. Peter Steidlmayer di Chicago Board of Trade (CBOT) pada tahun 1980-an yang menambahkan dimensi ketiga: distribusi waktu di setiap level harga. Metode itu disebut Market Profile. Market Profile adalah representasi grafis dari aktivitas harga dan waktu yang menunjukkan di mana harga menghabiskan paling banyak waktu, di mana volume tertinggi berada, dan bagaimana struktur pasar terbentuk sepanjang sesi perdagangan. Apa Itu Market Profile? Market Profile adalah alat analisis yang mengorganisir data harga dan waktu ke dalam distribusi statistik. Ia tidak seperti chart biasa. Alih-alih menunjukkan...

Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada beberapa pola yang begitu langka dan begitu kuat sehingga para trader menyebutnya sebagai "holy grail" dari pola reversal. Salah satunya adalah Abandoned Baby (Bayi yang Terlantar). Pola ini mendapat namanya dari bentuknya yang unik—sebuah doji (bayi) yang terisolasi sendirian, "terlantar" di antara dua gap, terpisah dari kedua candlestick di sekitarnya. Ini adalah pola reversal paling ekstrem dan paling andal dalam analisis candlestick, tetapi juga yang paling jarang muncul. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Abandoned Baby (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Abandoned Baby? Abandoned Baby adalah pola pembalikan tiga candlestick yang sangat langka dan sangat kuat. Pola ini merupakan variasi ekstrem dari...

Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengukur harga, momentum, atau volume. Namun, Bill Williams — psikolog, trader, dan penulis buku "Trading Chaos" — mengambil pendekatan yang berbeda. Ia menggunakan analogi alam untuk menjelaskan perilaku pasar. Salah satu kontribusinya yang paling unik adalah Alligator dan turunannya, Gator Oscillator. Gator Oscillator adalah indikator yang diturunkan dari Alligator. Jika Alligator menunjukkan kapan pasar sedang "tidur" (konsolidasi) atau "makan" (tren), maka Gator Oscillator mengukur "nafsu makan" alligator tersebut — seberapa besar mulutnya terbuka atau tertutup. Bagi trader yang ingin mengidentifikasi siklus konsolidasi dan tren secara visual, Gator Oscillator adalah alat yang unik dan intuitif. Karakteristik Gator Oscillator Gator Oscillator adalah indikator osilator yang menggambarkan selisih antara garis-garis pada Alligator (Rahang, Gigi, dan Bibir). Hasilnya adalah histogram batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  2. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  3. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  4. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  5. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  6. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  7. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  8. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  9. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  10. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

TradingView Chart - BBCA