Update: Kamis, 30 April 2026

BKSW

PT. Bank QNB Indonesia Tbk.

Rp 60
0.00%
Volume
23.844 lot
MA 5
59
MA 20
58
RSI
62.50
High
61
Low
59
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.03%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
62
Volume Trend (10d)
+15.1%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
5.26 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.557 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BKSW saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp62.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 60 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 69 - 75 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 57 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi

Dalam analisis teknikal, volume dan harga adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Biasanya, volume tinggi sejalan dengan rentang harga yang lebar—pergerakan besar didukung oleh partisipasi besar. Namun, ada kondisi yang sangat kontras: volume sangat tinggi tetapi rentang harga sangat sempit. Kondisi ini dikenal sebagai Churning. Churning adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia terjadi ketika pasar sedang dalam proses akumulasi (pemain besar mengumpulkan saham di harga rendah) atau distribusi (pemain besar melepas saham di harga tinggi). Bagi trader yang memahami churning, ini adalah jejak bahwa "smart money" sedang aktif—tanpa menggerakkan harga secara signifikan. Karakteristik Churning Churning adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak tinggi—seringkali 2-3 kali volume rata-rata—tetapi harga hanya bergerak dalam rentang yang sangat sempit. Hasilnya adalah...

Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD

Dalam analisis teknikal saham, pola AB=CD adalah fondasi dari semua pola harmonic. Namun, tidak semua pergerakan harga membentuk simetri sempurna dengan AB sama persis dengan CD. Di sinilah pola Alternate AB=CD berperan. Alternate AB=CD (atau sering disebut "Alternate AB=CD") adalah pengembangan dari pola AB=CD klasik di mana panjang CD tidak sama dengan AB, melainkan memiliki rasio Fibonacci tertentu terhadap AB – biasanya 1.272, 1.618, 2.000, atau 2.240. Pola ini sangat penting dipahami karena lebih sering terjadi di pasar nyata dibandingkan AB=CD sempurna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Alternate AB=CD (baik bullish maupun bearish), mulai dari karakteristik, berbagai variasi rasio, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Alternate AB=CD? Alternate AB=CD adalah pola harmonic yang terdiri dari empat titik (A,...

Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

Dalam analisis teknikal saham, salah satu fenomena yang paling mudah dikenali secara visual adalah adanya celah atau ruang kosong pada grafik harga. Fenomena ini dalam terminologi candlestick Jepang disebut Window, sementara dalam istilah Barat lebih populer dengan sebutan Gap. Window bukan sekadar keindahan visual pada chart. Di balik ruang kosong tersebut tersimpan informasi psikologis yang sangat berharga tentang sentimen pasar, kekuatan tren, dan potensi pergerakan harga di masa depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Window (Gap), mulai dari definisi, jenis-jenisnya, psikologi di baliknya, hingga cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Window (Gap)? Window adalah kondisi di mana rentang harga (high dan low) pada suatu periode tidak bertumpuk dengan rentang harga periode sebelumnya. Dengan kata lain, ada "ruang kosong" pada grafik batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  2. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  3. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  4. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  5. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  6. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  7. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  8. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  9. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  10. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross

TradingView Chart - BKSW