Update: Kamis, 30 April 2026

BLES

PT. Superior Prima Sukses Tbk.

Rp 163
0.00%
Volume
17.412 lot
MA 5
166
MA 20
161
RSI
61.29
High
168
Low
162
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.83%
Support (10d)
159
Resistance (10d)
181
Volume Trend (10d)
+90.2%
Score
50
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
26.36 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.862 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BLES saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.83%. Area support terdekat berada di sekitar Rp159, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp181.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 159, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Cup and Handle klasik sebagai pola bullish yang sangat andal, kini saatnya mengenal kebalikannya: Cup and Handle Inverted, atau pola "Cangkir dan Gagang Terbalik". Jika Cup and Handle klasik menyerupai cangkir teh dengan gagang di sisi kanan dan memberikan sinyal beli, maka Cup and Handle Inverted menyerupai cangkir yang terbalik (seperti huruf "n" terbalik) dengan gagang di sisi kanan bawah, dan memberikan sinyal jual (bearish). Pola ini jauh lebih jarang ditemui dibandingkan versi klasiknya, tetapi ketika muncul, sinyal yang dihasilkan cenderung sangat kuat. Pola ini menandakan periode distribusi yang panjang, diikuti oleh konsolidasi singkat, sebelum harga jatuh ke level yang lebih rendah. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cup and Handle Inverted, mulai dari karakteristik, psikologi...

Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola yang populer memiliki nama-nama yang terdengar agresif: Hammer (palu), Shooting Star (bintang jatuh), Dark Cloud Cover (awan gelap), atau Three Black Crows (tiga gagak hitam). Namun, ada satu pola yang namanya terdengar jauh lebih damai: Homing Pigeon atau "Merpati Pemandu". Dinamakan demikian karena pola ini seperti merpati yang membawa kabar baik di tengah badai. Homing Pigeon adalah pola pembalikan bullish yang muncul di akhir downtrend, memberi sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah dan harga berpotensi berbalik naik. Mari kita bedah pola yang sering terlewat namun cukup akurat ini. Apa Itu Homing Pigeon? Homing Pigeon adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terdiri dari dua candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung. Pola ini termasuk dalam kategori...

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  2. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  3. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  4. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  5. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  6. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  7. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  8. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  9. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  10. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda

TradingView Chart - BLES