Update: Kamis, 30 April 2026

BREN

PT. Barito Renewables Energy Tbk.

Rp 4.460
-5.71%
Volume
152.915 lot
MA 5
4.624
MA 20
5.416
RSI
31.28
High
4.880
Low
4.360
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.88%
Support (10d)
4.360
Resistance (10d)
6.700
Volume Trend (10d)
-13.8%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-32.17 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.046 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BREN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.360, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.700.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 4.142 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rising Wedge sebagai pola bearish continuation, kini saatnya mengenal kebalikannya: Falling Wedge atau Wedge Turun. Falling Wedge adalah saudara kembar dari Rising Wedge, tetapi dengan arah yang terbalik. Secara visual, pola ini terlihat bearish karena garis-garisnya miring ke bawah. Namun, dalam konteks tertentu, Falling Wedge justru merupakan pola bullish continuation – artinya ia menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, tren naik akan berlanjut. Sama seperti Rising Wedge, Falling Wedge sering disalahartikan oleh trader pemula. Mereka melihat garis menurun dan langsung menganggapnya sebagai sinyal jual, padahal justru sebaliknya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Falling Wedge sebagai pola bullish continuation, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Falling Wedge? Falling Wedge...

Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren

Dari sekian banyak pola dua candlestick, sebagian besar dirancang untuk mendeteksi pembalikan tren (reversal). Namun, ada satu pola unik yang justru melakukan kebalikannya—ia menegaskan bahwa tren yang sedang berlangsung akan berlanjut. Pola itu adalah Separating Lines. Pola ini sering diabaikan oleh trader pemula karena bentuknya yang mirip dengan Meeting Lines, namun maknanya sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Separating Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Separating Lines? Separating Lines (garis pemisah) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) membuka pada level harga yang sama atau hampir sama, namun bergerak ke arah yang berlawanan. Berbeda dengan Meeting Lines yang mengandalkan kesamaan penutupan,...

Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal

Dalam dunia analisis teknikal, nama W.D. Gann mungkin adalah salah satu yang paling kontroversial sekaligus paling dihormati. Gann adalah seorang trader legendaris dari awal abad ke-20 yang dikenal karena kemampuannya memprediksi pergerakan pasar dengan akurasi luar biasa. Ia percaya bahwa pasar bergerak dalam pola geometris yang dapat diprediksi dan bahwa terdapat hubungan matematis yang erat antara harga dan waktu. Salah satu kontribusi Gann yang paling terkenal adalah Gann Square of 9 (atau sering disebut Gann Wheel). Alat ini adalah perwujudan dari filosofi Gann yang paling esensial: "Ketika waktu habis, harga akan berbalik." Bagi trader yang ingin memahami hubungan dinamis antara dua dimensi pasar ini, Square of 9 adalah alat yang unik dan mendalam. Karakteristik Gann Square of 9 Gann Square of 9 bukanlah indikator...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  3. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  4. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  5. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  6. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  7. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  8. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  9. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  10. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga

TradingView Chart - BREN