Update: Kamis, 30 April 2026

BUDI

PT. Budi Starch & Sweetener Tbk.

Rp 210
0.00%
Volume
976 lot
MA 5
211
MA 20
211
RSI
50.00
High
214
Low
208
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.70%
Support (10d)
206
Resistance (10d)
220
Volume Trend (10d)
+127.8%
Score
25
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -70 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUDI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.70%. Area support terdekat berada di sekitar Rp206, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp220.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 196 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi

Dalam analisis teknikal, volume dan harga adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Biasanya, volume tinggi sejalan dengan rentang harga yang lebar—pergerakan besar didukung oleh partisipasi besar. Namun, ada kondisi yang sangat kontras: volume sangat tinggi tetapi rentang harga sangat sempit. Kondisi ini dikenal sebagai Churning. Churning adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia terjadi ketika pasar sedang dalam proses akumulasi (pemain besar mengumpulkan saham di harga rendah) atau distribusi (pemain besar melepas saham di harga tinggi). Bagi trader yang memahami churning, ini adalah jejak bahwa "smart money" sedang aktif—tanpa menggerakkan harga secara signifikan. Karakteristik Churning Churning adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak tinggi—seringkali 2-3 kali volume rata-rata—tetapi harga hanya bergerak dalam rentang yang sangat sempit. Hasilnya adalah...

The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal

Dalam dunia trading, terdapat sebuah pola candlestick yang diberi nama unik oleh komunitas trader: The Pinocchio Bar. Nama ini terinspirasi dari karakter Pinokio yang hidungnya memanjang setiap kali ia berbohong. Dalam konteks trading, Pinocchio Bar adalah candlestick yang "berbohong" tentang arah harga—ia menunjukkan pergerakan kuat ke satu arah (ditandai dengan sumbu yang sangat panjang), tetapi kemudian berbalik dan ditutup di dekat level pembukaan. Pola ini sangat populer di kalangan trader karena memberikan sinyal reversal yang jelas dan seringkali akurat, terutama ketika dikombinasikan dengan konfirmasi volume dan level support/resistance. Pinocchio Bar adalah salah satu pola favorit dalam price action trading karena kesederhanaan dan efektivitasnya. Karakteristik The Pinocchio Bar Pinocchio Bar adalah sebuah candlestick tunggal yang memiliki sumbu (wick/shadow) yang sangat panjang di satu sisi, sementara...

Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar

Dalam analisis teknikal, nama W.D. Gann identik dengan pendekatan geometris dan matematis yang unik terhadap pasar. Di antara berbagai alat yang dikembangkannya, Gann Hexagon (atau Hexagon Chart) adalah salah satu yang paling menarik. Berbentuk spiral segi enam yang terus meluas dari pusat, Hexagon dirancang untuk menemukan hubungan harmonis antara harga dan waktu. Gann sendiri percaya bahwa pasar bergerak dalam pola geometris berulang yang dapat diprediksi. Hexagon adalah perwujudan dari keyakinannya bahwa terdapat keteraturan alam di balik pergerakan harga — sebuah pola yang sama dengan sarang lebah atau kristal salju. Karakteristik Gann Hexagon Gann Hexagon adalah sebuah diagram spiral yang dimulai dari angka 1 di pusat, kemudian berputar keluar dalam bentuk heksagon (segi enam). Setiap lapisan (layer) heksagon baru menambahkan satu lingkaran penuh di sekeliling...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  2. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  3. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  4. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  5. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  6. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  7. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  8. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  9. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  10. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - BUDI