Update: Kamis, 30 April 2026

CAKK

PT. Cahayaputra Asa Keramik Tbk.

Rp 167
-1.18%
Volume
781 lot
MA 5
168
MA 20
166
RSI
51.61
High
171
Low
166
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.15%
Support (10d)
160
Resistance (10d)
174
Volume Trend (10d)
+193.2%
Score
50
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
5.70 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -180 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CAKK saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp160, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp174.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 160, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick

Dalam dunia trading saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk membaca sentimen pasar. Di antara berbagai pola dua candlestick yang ada, Tweezer Bottom merupakan formasi yang cukup diandalkan untuk mengindikasikan potensi pembalikan harga dari tren turun menjadi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Tweezer Bottom, bagaimana cara mengidentifikasinya, makna psikologis di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Tweezer Bottom? Secara harfiah, tweezer berarti "pinset". Nama ini diambil karena bentuk dua candlestick dalam pola ini memiliki sumbu bawah (lower shadow) yang panjang dan sejajar—mirip dengan dua ujung pinset yang menyentuh titik harga yang sama. Definisi: Tweezer Bottom adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk setelah terjadinya penurunan harga. Pola ini terdiri dari dua...

Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Double Bottom sebagai pola pembalikan bullish dengan dua lembah, kita kini beralih ke versi yang lebih kuat dan lebih meyakinkan: Triple Bottom. Triple Bottom adalah saudara kembar dari Triple Top, tetapi dengan arah yang terbalik. Pola ini terbentuk di akhir tren turun dan menandakan bahwa tekanan jual sudah benar-benar habis setelah tiga kali upaya yang gagal untuk menembus level support. Ketika pola ini terbentuk, sinyal pembalikan yang dihasilkan cenderung sangat kuat dan pergerakan harga setelah penembusan sering kali lebih tajam dibandingkan Double Bottom. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triple Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Triple Bottom? Triple Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal)...

VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

Di antara berbagai metode analisis teknikal, sebagian besar hanya melihat apa yang terjadi: harga naik, harga turun, volume besar, volume kecil. Namun, ada satu metode yang mencoba menjawab mengapa itu terjadi dan siapa di baliknya. Metode itu adalah VSA (Volume Spread Analysis). Dikembangkan oleh Tom Williams, seorang trader yang menghabiskan lebih dari 30 tahun bekerja dengan para "pemain besar" (smart money) di pasar saham dan komoditas, VSA didasarkan pada premis sederhana namun revolusioner: setiap pergerakan harga yang signifikan pasti didahului oleh aktivitas para profesional. VSA tidak hanya mengukur volume dan harga, tetapi membaca hubungan antara keduanya untuk mengetahui apakah para pemain besar sedang mengakumulasi, mendistribusikan, atau sudah tidak aktif. Apa Itu VSA (Volume Spread Analysis)? Volume Spread Analysis adalah metode membaca aksi harga berdasarkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  2. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  3. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing
  4. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  5. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  6. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  7. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  8. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  9. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  10. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus

TradingView Chart - CAKK