Update: Kamis, 30 April 2026

ICON

PT. Island Concepts Indonesia Tbk.

Rp 141
+12.80%
Volume
1.382.862 lot
MA 5
117
MA 20
111
RSI
69.47
High
141
Low
116
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.20%
Support (10d)
101
Resistance (10d)
141
Volume Trend (10d)
+358.4%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
34.29 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.666 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ICON saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp101, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp141.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 141 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 162 - 176 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 134 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

Dalam dunia analisis teknikal saham, banyak trader hanya berfokus pada harga dan volume standar. Namun, ada alat yang lebih tajam untuk membedah pertarungan sesungguhnya antara pembeli dan penjual: Cumulative Volume Delta (CVD) dan konsep Delta Divergence. Jika Anda ingin memahami mengapa harga naik tapi sebenarnya kelemahan sedang terjadi, atau mengapa harga turun tapi justru ada sinyal pembelian besar, maka artikel ini wajib Anda baca. Apa Itu Volume Delta? Sebelum memahami CVD, kita harus paham dulu apa itu Volume Delta. Dalam setiap candlestick, terjadi transaksi jual dan beli. Volume Delta adalah selisih antara volume yang terjadi di bid price (tekanan jual) dan volume di ask price (tekanan beli). Rumus sederhananya: Delta = Volume Ask (Beli Aktif) – Volume Bid (Jual Aktif) Delta Positif (+) :...

Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator momentum hanya menggunakan satu periode waktu (misalnya RSI 14 hari, Stochastic 14 periode, CCI 20 periode). Namun, ada satu indikator yang unik karena menggabungkan tiga periode waktu yang berbeda sekaligus: Ultimate Oscillator. Ultimate Oscillator dikembangkan oleh Larry Williams (pencipta Williams %R) pada tahun 1976. Latar belakang penciptaannya adalah frustrasi Larry Williams terhadap false signal yang sering terjadi pada indikator momentum tunggal. Ia menyadari bahwa tren yang sama bisa terlihat berbeda di timeframe yang berbeda (harian, mingguan, bulanan). Solusinya: menggabungkan tiga periode (short-term, intermediate-term, long-term) ke dalam satu indikator untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Ultimate Oscillator dirancang untuk mengurangi false signal (terutama di pasar sideways) dan memberikan sinyal overbought/oversold yang lebih andal. Indikator ini sangat cocok untuk...

Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem

Setiap trader pasti pernah mengalami momen frustasi: harga menyentuh level tertinggi dalam sebulan, Anda yakin akan breakout, lalu tiba-tiba harga berbalik tajam dan menjebak Anda. Atau sebaliknya, harga mencapai level terendah, Anda panic sell, lalu esoknya melonjak naik. Apa yang luput dari perhatian Anda? Jawabannya adalah Market Delta. Market Delta bukan sekadar indikator biasa. Dia adalah jendela untuk melihat niat sebenarnya dari pelaku pasar di level-level kritis. Ketika harga mencapai level tinggi atau rendah yang signifikan, Market Delta bisa menunjukkan apakah level tersebut akan bertahan atau justru menjadi titik balik. Mengenal Kembali Konsep Dasar Market Delta Sebelum membahas pola reversal, mari kita pahami dulu inti dari Market Delta. Market Delta adalah representasi dari Volume Delta yang diakumulasi dalam periode waktu tertentu. Volume Delta sendiri...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  2. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  3. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  4. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  5. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  6. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  7. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  8. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  9. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  10. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil

TradingView Chart - ICON