Update: Kamis, 30 April 2026

CASS

PT. Cahaya Aero Services Tbk.

Rp 1.805
-1.10%
Volume
2.136 lot
MA 5
1.809
MA 20
1.812
RSI
38.46
High
1.825
Low
1.800
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.16%
Support (10d)
1.755
Resistance (10d)
1.885
Volume Trend (10d)
+1.8%
Score
10
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-11.95 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.562 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CASS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.755, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.885.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.667 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti

Dalam analisis teknikal, volume adalah salah satu alat paling penting untuk mengonfirmasi pergerakan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi yang justru sebaliknya: volume sangat besar tetapi harga hampir tidak bergerak atau berhenti sama sekali. Kondisi ini dikenal sebagai Stopping Volume. Istilah ini dipopulerkan oleh Richard Wyckoff, salah satu analis teknikal paling berpengaruh di awal abad ke-20. Stopping volume adalah salah satu konsep kunci dalam metodologi Wyckoff untuk mengidentifikasi titik-titik di mana tren sedang kehabisan tenaga dan akan berbalik arah. Karakteristik Stopping Volume Stopping volume adalah kondisi pasar yang sangat spesifik, di mana terjadi lonjakan volume perdagangan yang signifikan namun harga hanya bergerak dalam rentang yang sangat sempit atau bahkan tidak bergerak sama sekali. Ciri-ciri spesifiknya...

Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang begitu kuat dan mudah dikenali sehingga menjadi favorit para trader di seluruh dunia. Pola itu adalah Three White Soldiers (Tiga Serdadu Putih). Namanya saja sudah menggambarkan kekuatan—tiga candle bullish panjang berbaris seperti tiga serdadu yang maju tak terbendung. Berbeda dengan pola reversal seperti Morning Star yang menandakan perubahan arah, Three White Soldiers adalah pola continuation sekaligus reversal yang sangat kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three White Soldiers, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three White Soldiers? Three White Soldiers adalah pola tiga candlestick bullish yang terdiri dari tiga candle bullish panjang (white candles) yang muncul secara berurutan. Pola ini biasanya terbentuk di...

Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah "bahan bakar" yang menggerakkan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi di mana volume melonjak ke tingkat yang ekstrim—jauh di atas rata-rata—dan justru menandakan bahwa tren sedang kehabisan tenaga. Kondisi ini dikenal sebagai Climax Volume. Climax volume adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia sering muncul di titik-titik kritis pasar: di akhir downtrend yang panjang (selling climax) atau di akhir uptrend yang panjang (buying climax). Bagi trader yang memahami konsep ini, climax volume adalah peringatan bahwa tren akan segera berbalik atau setidaknya mengalami koreksi signifikan. Karakteristik Climax Volume Climax volume adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak drastis—seringkali 3 hingga 5 kali atau lebih di atas volume...

Artikel menarik lainnya:

  1. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  2. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  3. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  4. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  5. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  6. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  7. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  8. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  9. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  10. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu

TradingView Chart - CASS