Update: Kamis, 30 April 2026

CFIN

PT. Clipan Finance Indonesia Tbk.

Rp 336
-2.33%
Volume
17.308 lot
MA 5
340
MA 20
339
RSI
50.00
High
344
Low
332
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.95%
Support (10d)
332
Resistance (10d)
360
Volume Trend (10d)
+4.7%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
3.07 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 309 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CFIN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.95%. Area support terdekat berada di sekitar Rp332, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp360.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 336 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 386 - 420 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 319 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading

Dalam analisis teknikal, pola candlestick seperti bullish engulfing dan bearish engulfing sudah sangat terkenal. Namun, dalam dunia swing trading (terutama di kalangan trader yang menggunakan grafik harian atau mingguan), terdapat pola serupa yang disebut Outside Bar (atau Outside Candle). Meskipun secara visual mirip dengan engulfing, Outside Bar memiliki konteks penggunaan, interpretasi, dan implikasi yang berbeda. Outside Bar adalah pola yang sangat populer di kalangan swing trader karena kesederhanaannya dan kemampuannya untuk mengidentifikasi potensi pembalikan atau kelanjutan tren dalam jangka waktu yang lebih panjang. Berbeda dengan engulfing yang sering digunakan untuk entry instan, Outside Bar sering digunakan sebagai konfirmasi dalam sistem trading yang lebih luas. Karakteristik Outside Bar Outside Bar adalah sebuah candlestick tunggal yang rentang harga (high-low) nya sepenuhnya melampaui rentang harga candlestick sebelumnya....

Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

Dalam analisis teknikal, banyak indikator yang hanya berfokus pada harga, mengabaikan volume sebagai komponen penting. Padahal, volume adalah "bahan bakar" di balik pergerakan harga. Sebuah pergerakan naik tanpa volume yang cukup mungkin hanya ilusi, sementara pergerakan naik dengan volume besar adalah sinyal kekuatan sejati. Di sinilah Force Index berperan. Dikembangkan oleh Dr. Alexander Elder (sosok yang sama di balik Elder Ray Index), Force Index adalah indikator yang menggabungkan tiga elemen penting: arah pergerakan harga, jarak pergerakan, dan volume. Dengan menggabungkan ketiganya, Force Index memberikan gambaran tentang "kekuatan sejati" dari sebuah pergerakan harga. Karakteristik Force Index Force Index adalah indikator osilator yang mengukur kekuatan di balik pergerakan harga. Semakin besar perubahan harga dan semakin tinggi volume, semakin besar nilai Force Index. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu

Dalam dunia analisis teknikal, hampir semua chart yang Anda kenal memiliki satu kesamaan: sumbu waktu. Chart candlestick, bar chart, line chart – semuanya menempatkan waktu sebagai komponen fundamental. Setiap candle mewakili periode waktu tertentu: 1 menit, 1 jam, 1 hari, 1 minggu. Namun, ada satu jenis chart yang membuang konsep waktu sepenuhnya. Ia tidak peduli apakah harga bergerak dalam 1 menit atau 1 bulan. Yang ia pedulikan hanyalah seberapa besar harga bergerak. Chart itu adalah Renko Chart, juga dikenal sebagai pola bata (brick chart). Renko berasal dari kata Jepang "renga" yang berarti bata. Dan memang, chart ini terdiri dari deretan "bata" yang tersusun rapi, masing-masing mewakili pergerakan harga dengan ukuran tetap. Apa Itu Renko Chart? Renko Chart adalah jenis chart yang dibangun berdasarkan pergerakan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  2. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  3. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  4. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  5. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  6. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  7. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  8. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  9. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  10. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

TradingView Chart - CFIN