Update: Kamis, 30 April 2026

TCPI

PT. Transcoal Pacific Tbk.

Rp 11.500
+0.44%
Volume
48.682 lot
MA 5
11.420
MA 20
12.174
RSI
27.94
High
11.675
Low
11.425
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.38%
Support (10d)
10.975
Resistance (10d)
13.725
Volume Trend (10d)
-6.5%
Score
80
Win Rate (30d)
66.67 %
P/L (30d)
-0.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.9) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.595 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TCPI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.38%. Area support terdekat berada di sekitar Rp10.975, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp13.725.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 11.500 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 13.225 - 14.375 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 10.925 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari pola Gartley sebagai "induk" dari pola harmonic, kini saatnya mengenal salah satu turunannya yang paling populer: pola Bat. Pola Bat ditemukan dan dipopulerkan oleh Scott Carney, seorang ahli pola harmonic. Pola ini merupakan penyempurnaan dari pola Gartley dengan rasio Fibonacci yang berbeda. Dinamakan "Bat" (kelelawar) karena bentuknya yang menyerupai kelelawar dengan sayap terbentang. Pola Bat dianggap sebagai salah satu pola harmonic yang paling akurat karena titik pembalikannya (titik D) berada di level Fibonacci 88.6% dari XA, yang sering kali merupakan level reversal yang sangat kuat. Pola ini cukup populer di kalangan trader harmonic karena memberikan rasio risk-reward yang sangat menarik. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bat (baik bullish maupun bearish), mulai dari karakteristik, rasio Fibonacci...

Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar pola grafik (chart pattern) berbentuk simetris atau konvergen — artinya, kedua garis trennya saling mendekat. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melebar seiring waktu, yang disebut broadening pattern. Salah satu varian yang paling menarik adalah Falling Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke bawah). Pola ini unik karena menggabungkan karakteristik volatilitas yang meningkat dengan kecenderungan arah ke bawah, dan pada akhirnya memberikan sinyal pembalikan bullish yang cukup andal. Karakteristik Falling Broadening Wedge Falling Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kemiringan yang sama-sama mengarah ke bawah. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, tetapi kedua titik ekstrem tersebut semakin menjauh, sementara...

Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

Dalam dunia trading saham, kemampuan membaca candlestick adalah keahlian fundamental yang wajib dikuasai. Dari sekian banyak pola reversal, Hammer (Bullish) adalah salah satu formasi satu candlestick yang paling terkenal dan paling bisa diandalkan, terutama bagi trader yang suka memburu titik balik dari tren turun. Pola ini diberi nama "Hammer" (palu) karena bentuknya yang menyerupai alat palu—tubuh kecil di atas dan tangkai panjang di bawah. Dan seperti palu, pola ini bisa "memukul" tren turun hingga berbalik arah. Apa Itu Hammer (Bullish)? Secara visual, Hammer terbentuk dalam satu periode (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Sumbu bawah (lower shadow) panjang – minimal 2 kali panjang tubuh candlestick. Tubuh (real body) kecil – berada di bagian atas rentang harga. Sumbu atas (upper shadow) sangat pendek –...

Artikel menarik lainnya:

  1. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  2. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  3. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  4. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  5. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  6. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  7. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  8. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  9. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  10. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

TradingView Chart - TCPI