Update: Kamis, 30 April 2026

CLEO

PT. Sariguna Primatirta Tbk.

Rp 390
0.00%
Volume
28.290 lot
MA 5
391
MA 20
400
RSI
31.82
High
392
Low
388
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.66%
Support (10d)
388
Resistance (10d)
420
Volume Trend (10d)
+23.5%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-3.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.579 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CLEO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp388, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp420.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 369 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah menentukan di mana letak support dan resistance yang sebenarnya. Banyak trader menggunakan level psikologis (1000, 5000), Fibonacci, atau pivot point. Namun, ada pendekatan yang lebih sederhana dan murni berdasarkan struktur harga itu sendiri: Fractals. Dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader dan analis terkenal, Fractals adalah pola lima batang candlestick (atau bar) yang mengidentifikasi titik-titik pembalikan potensial di pasar. Konsep ini terinspirasi dari matematika fraktal — pola yang berulang pada berbagai skala. Dalam pasar keuangan, fractal berarti bahwa pola yang sama yang terjadi pada grafik 5 menit juga dapat terjadi pada grafik harian atau mingguan. Bagi trader yang ingin mengidentifikasi support dan resistance secara objektif (tanpa subjektivitas), Fractals adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Fractals (Fraktal) Fractals...

Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator momentum hanya menggunakan satu periode waktu (misalnya RSI 14 hari, Stochastic 14 periode, CCI 20 periode). Namun, ada satu indikator yang unik karena menggabungkan tiga periode waktu yang berbeda sekaligus: Ultimate Oscillator. Ultimate Oscillator dikembangkan oleh Larry Williams (pencipta Williams %R) pada tahun 1976. Latar belakang penciptaannya adalah frustrasi Larry Williams terhadap false signal yang sering terjadi pada indikator momentum tunggal. Ia menyadari bahwa tren yang sama bisa terlihat berbeda di timeframe yang berbeda (harian, mingguan, bulanan). Solusinya: menggabungkan tiga periode (short-term, intermediate-term, long-term) ke dalam satu indikator untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Ultimate Oscillator dirancang untuk mengurangi false signal (terutama di pasar sideways) dan memberikan sinyal overbought/oversold yang lebih andal. Indikator ini sangat cocok untuk...

Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengukur harga, momentum, atau volume. Namun, Bill Williams — psikolog, trader, dan penulis buku "Trading Chaos" — mengambil pendekatan yang berbeda. Ia menggunakan analogi alam untuk menjelaskan perilaku pasar. Salah satu kontribusinya yang paling unik adalah Alligator dan turunannya, Gator Oscillator. Gator Oscillator adalah indikator yang diturunkan dari Alligator. Jika Alligator menunjukkan kapan pasar sedang "tidur" (konsolidasi) atau "makan" (tren), maka Gator Oscillator mengukur "nafsu makan" alligator tersebut — seberapa besar mulutnya terbuka atau tertutup. Bagi trader yang ingin mengidentifikasi siklus konsolidasi dan tren secara visual, Gator Oscillator adalah alat yang unik dan intuitif. Karakteristik Gator Oscillator Gator Oscillator adalah indikator osilator yang menggambarkan selisih antara garis-garis pada Alligator (Rahang, Gigi, dan Bibir). Hasilnya adalah histogram batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  2. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  3. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  4. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  5. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  6. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  7. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  8. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  9. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  10. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory

TradingView Chart - CLEO