Update: Rabu, 13 Mei 2026

CLPI

PT. Colorpak Indonesia Tbk.

Rp 1.635
+0.93%
Volume
1.064 lot
MA 5
1.620
MA 20
1.617
RSI
56.76
High
1.635
Low
1.565
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.63%
Support (10d)
1.565
Resistance (10d)
1.690
Volume Trend (10d)
+15.2%
Score
75
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
4.47 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -23 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CLPI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.565, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.690.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.635 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.880 - 2.044 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.553 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang mungkin paling populer dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia setelah Moving Average, yaitu MACD (Moving Average Convergence Divergence). MACD dikembangkan oleh Gerald Appel pada akhir tahun 1970-an. Indikator ini dirancang untuk mengidentifikasi perubahan momentum, arah tren, dan kekuatan tren. MACD adalah indikator yang sangat serbaguna – ia dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal beli/jual, mengkonfirmasi tren, dan mendeteksi potensi pembalikan harga. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang MACD, mulai dari komponen-komponennya, cara perhitungan, hingga tiga pola utama yang paling penting: Crossover, Histogram Divergence, dan Zero Line Crossing. Apa Itu MACD? MACD (Moving Average Convergence Divergence) adalah indikator momentum yang mengikuti tren (trend-following momentum indicator). Ia menunjukkan hubungan antara dua moving average dari harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  2. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  3. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  4. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  5. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  6. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  7. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  8. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  9. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  10. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren

TradingView Chart - CLPI