Update: Kamis, 30 April 2026

COAL

PT. Black Diamond Resources Tbk.

Rp 66
0.00%
Volume
2.639.745 lot
MA 5
67
MA 20
60
RSI
58.49
High
68
Low
63
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.60%
Support (10d)
51
Resistance (10d)
88
Volume Trend (10d)
+438.0%
Score
80
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
4.76 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 17.697 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham COAL saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp51, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp88.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 66 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 76 - 83 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 63 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support

Dalam analisis teknikal, terutama dalam metodologi Wyckoff, terdapat sebuah pola yang sangat kuat untuk mengidentifikasi bahwa suatu level support benar-benar kuat dan akan bertahan. Pola ini disebut The Spring Pattern (atau hanya "Spring"). Spring adalah pergerakan harga yang turun sejenak di bawah level support yang tampak jelas—menciptakan kepanikan di antara trader yang berpikir bahwa support telah ditembus—hanya untuk segera berbalik arah dan naik tajam kembali di atas level support tersebut. Nama "Spring" diambil dari analogi pegas yang ditekan ke bawah lalu melompat ke atas dengan kekuatan lebih besar. Bagi trader yang memahami pola ini, Spring adalah kesempatan emas untuk membeli di area support yang sudah teruji, seringkali dengan stop loss yang sangat dekat. Karakteristik The Spring Pattern The Spring Pattern adalah pola reversal bullish...

Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Ascending Triangle (bullish) dan Descending Triangle (bearish), kini saatnya mengenal pola segitiga yang paling netral namun paling sering muncul: Symmetrical Triangle. Symmetrical Triangle adalah pola yang unik karena ia tidak memihak arah tertentu. Ia bisa menjadi pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Inilah yang membuatnya menarik sekaligus menantang: ia memberikan peluang di kedua arah, tetapi trader harus sabar menunggu sinyal yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Symmetrical Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif untuk memanfaatkan kedua kemungkinan arah breakout. Apa Itu Symmetrical Triangle? Symmetrical Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang saling...

Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish

Dalam analisis teknikal candlestick, tidak semua pola pembalikan berasal dari tren naik yang kemudian turun drastis. Salah satu pola yang paling menarik dan sering diabaikan adalah Dark Cloud Cover. Pola dua candlestick ini mendapat namanya dari metafora "awan gelap" yang menutupi langit cerah—persis seperti yang terjadi di pasar saham saat optimisme berubah menjadi pesimisme. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Dark Cloud Cover, bagaimana mengidentifikasinya, psikologi di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Dark Cloud Cover? Dark Cloud Cover adalah pola pembalikan bearish (penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik spesifik: Candlestick pertama: Bullish (hijau/putih) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa pembeli masih mendominasi pasar. Candlestick kedua:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  2. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  3. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  4. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  5. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  6. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  7. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  8. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  9. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  10. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

TradingView Chart - COAL