Update: Kamis, 30 April 2026

CRSN

PT. Carsurin Tbk.

Rp 110
-4.35%
Volume
1.527 lot
MA 5
113
MA 20
111
RSI
55.56
High
116
Low
110
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.05%
Support (10d)
109
Resistance (10d)
123
Volume Trend (10d)
+28.7%
Score
50
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
6.80 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -512 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CRSN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp109, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp123.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 109, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader berfokus pada arah harga — naik atau turun. Namun, ada indikator yang berfokus pada sesuatu yang berbeda: lebar rentang harga (volatilitas) . Indikator itu adalah Mass Index. Dikembangkan oleh Donald Dorsey pada awal 1990-an, Mass Index dirancang untuk mengidentifikasi potensi pembalikan harga dengan mendeteksi perubahan pola volatilitas. Konsep dasarnya sederhana namun kuat: ketika volatilitas membengkak (melebar) dan kemudian menyusut (menyempit), seringkali harga akan berbalik arah di masa mendekati. Mass Index membantu trader mengukur "massa" atau berat dari pergerakan harga ini. Karakteristik Mass Index Mass Index adalah indikator osilator yang mengukur lebar (range) dari pergerakan harga, bukan arahnya. Indikator ini tidak peduli apakah harga sedang naik atau turun — yang penting adalah seberapa lebar rentang pergerakannya. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar

Di antara berbagai pola dua candlestick, ada satu pola yang paling ekstrem dan dramatis—dinamakan Kicking Pattern. Pola ini mendapat namanya dari metafora "tendangan" karena pergerakan harga yang sangat tajam dan tiba-tiba, seolah-olah pasar mendapat tendangan keras yang mengubah arah secara instan. Kicking Pattern adalah salah satu pola reversal paling kuat dalam analisis teknikal candlestick. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Kicking Pattern (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Kicking Pattern? Kicking Pattern adalah pola dua candlestick yang terbentuk ketika terjadi gap yang sangat lebar antara candle pertama dan candle kedua, dengan kedua candle memiliki warna yang berlawanan dan tubuh yang panjang. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1...

Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar

Dalam analisis teknikal, nama W.D. Gann identik dengan pendekatan geometris dan matematis yang unik terhadap pasar. Di antara berbagai alat yang dikembangkannya, Gann Hexagon (atau Hexagon Chart) adalah salah satu yang paling menarik. Berbentuk spiral segi enam yang terus meluas dari pusat, Hexagon dirancang untuk menemukan hubungan harmonis antara harga dan waktu. Gann sendiri percaya bahwa pasar bergerak dalam pola geometris berulang yang dapat diprediksi. Hexagon adalah perwujudan dari keyakinannya bahwa terdapat keteraturan alam di balik pergerakan harga — sebuah pola yang sama dengan sarang lebah atau kristal salju. Karakteristik Gann Hexagon Gann Hexagon adalah sebuah diagram spiral yang dimulai dari angka 1 di pusat, kemudian berputar keluar dalam bentuk heksagon (segi enam). Setiap lapisan (layer) heksagon baru menambahkan satu lingkaran penuh di sekeliling...

Artikel menarik lainnya:

  1. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  2. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  3. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  4. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  5. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  6. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  7. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  8. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  9. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  10. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu

TradingView Chart - CRSN