Update: Kamis, 30 April 2026

DOID

PT. BUMA Internasional Grup Tbk.

Rp 252
-0.79%
Volume
43.311 lot
MA 5
252
MA 20
260
RSI
47.06
High
258
Low
246
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.98%
Support (10d)
246
Resistance (10d)
286
Volume Trend (10d)
+11.8%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-8.03 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13.441 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DOID saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.98%. Area support terdekat berada di sekitar Rp246, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp286.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 234 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Selain pola Doji, Hammer, atau Engulfing, ada pola tiga candlestick yang cukup akurat namun jarang dibahas: Advance Block. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bearish (penurunan). Jika Anda seorang trader saham, mengenali Advance Block bisa membantu Anda keluar dari posisi beli sebelum harga benar-benar jatuh. Apa Itu Pola Advance Block? Advance Block adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul di akhir sebuah tren naik (uptrend). Meskipun ketiga candlestick berwarna hijau, pola ini justru memberi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah dan harga berpotensi berbalik turun. Ciri khas utamanya adalah: Badan candlestick semakin pendek dari candlestick pertama ke ketiga. Harga tertinggi (high) terus naik, tetapi laju...

Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Di antara ratusan pola yang ada, Side-by-Side White Lines tergolong unik dan jarang dibahas, padahal memiliki sinyal yang cukup kuat, terutama dalam kondisi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Side-by-Side White Lines, bagaimana cara mengidentifikasinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading. Apa Itu Side-by-Side White Lines? Side-by-Side White Lines adalah pola tiga candlestick yang terdiri dari: Candlestick pertama: Sebuah long white candle (candle hijau/putih dengan badan panjang) yang muncul di tengah tren naik yang kuat. Candle ini menandakan adanya tekanan beli yang dominan. Candlestick kedua: Sebuah short white candle (candle putih kecil) yang terbentuk tepat di atas harga penutupan (closing price)...

Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah menyatukan berbagai indikator yang kadang memberikan sinyal berbeda. Sebuah saham mungkin menunjukkan RSI overbought, tetapi MACD masih bullish, dan moving average masih naik. Mana yang harus Anda percaya? Chande Trend Meter (CTM) , yang dikembangkan oleh Tushar Chande (tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator dan Qstick), adalah solusi untuk masalah ini. CTM menggabungkan beberapa indikator teknikal dalam berbagai time frame menjadi satu skor tunggal antara 0 hingga 100. Hasilnya adalah ukuran yang mudah dipahami tentang seberapa kuat tren suatu saham — tanpa harus menafsirkan puluhan indikator secara terpisah. Bagi trader yang ingin menyederhanakan proses analisis tanpa kehilangan kedalaman informasi, Chande Trend Meter adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Chande Trend Meter Chande Trend Meter adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  2. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  3. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  4. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  5. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  6. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  7. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  8. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  9. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat

TradingView Chart - DOID