Update: Kamis, 30 April 2026

NELY

PT. Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk.

Rp 310
-3.73%
Volume
13.040 lot
MA 5
322
MA 20
340
RSI
24.24
High
318
Low
300
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.17%
Support (10d)
300
Resistance (10d)
364
Volume Trend (10d)
+9.2%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-14.84 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (24.2) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -59 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NELY saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp364.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 300, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang paling sederhana, paling populer, dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia: Moving Average (Rata-rata Bergerak). Moving Average adalah indikator yang menghaluskan data harga dengan menciptakan garis yang mengikuti pergerakan harga. Ia membantu trader melihat arah tren, mengidentifikasi level support dan resistance dinamis, serta menghasilkan sinyal beli dan jual. Namun, tidak semua moving average diciptakan sama. Ada beberapa jenis moving average dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda: SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang keempat jenis moving average tersebut, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, hingga strategi penggunaannya dalam trading saham. Apa Itu Moving Average?...

Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, akurasi adalah segalanya. Trader yang sukses tidak hanya mengenali pola, tetapi juga memahami kapan suatu pola memiliki tingkat konfirmasi yang tinggi. Salah satu pola yang menawarkan konfirmasi ekstra adalah Three Outside Up dan Three Outside Down. Pola ini adalah "versi lanjutan" dari pola dua candlestick yang sangat terkenal—Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing—dengan tambahan candle ketiga yang berfungsi sebagai konfirmasi. Jika Engulfing sudah dianggap kuat, maka Three Outside adalah versinya yang lebih kuat dan lebih andal. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Outside Up dan Three Outside Down, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, perbedaan dengan pola serupa, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Outside Up dan Three Outside Down? Three Outside Up dan...

Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola memiliki nama yang mudah diingat karena menyerupai bentuk geometris atau benda sehari-hari. Namun, ada satu pola dengan nama yang cukup unik dan deskriptif: Bump and Run (BARR) – pola di mana harga "menabrak" (bump) lalu "berlari" (run) ke arah sebaliknya. Pola Bump and Run pertama kali dikembangkan oleh Thomas Bulkowski, seorang penulis terkenal di bidang analisis teknikal. Pola ini tergolong jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia mampu memberikan sinyal pembalikan yang sangat kuat, baik bullish maupun bearish. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bump and Run (BARR), mulai dari karakteristik, tiga fase utamanya, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Bump and Run (BARR)? Bump and Run (BARR) adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  2. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  3. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  4. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  5. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  6. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  7. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  8. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  9. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  10. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

TradingView Chart - NELY