Update: Kamis, 30 April 2026

DVLA

PT. Darya-Varia Laboratoria Tbk.

Rp 1.605
0.00%
Volume
54 lot
MA 5
1.602
MA 20
1.602
RSI
66.67
High
1.605
Low
1.595
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.24%
Support (10d)
1.565
Resistance (10d)
1.610
Volume Trend (10d)
-15.1%
Score
40
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-0.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -21 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DVLA saat ini menunjukkan kecenderungan sideways pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.24%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.565, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.610.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.565, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick dua hari yang terlihat seperti "kebangkitan" adalah sinyal pembalikan. Salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula adalah Thrusting Pattern. Banyak trader melihat lilin kedua yang bergerak melawan arah tren dan langsung menganggap itu sebagai sinyal pembalikan. Padahal, Thrusting Pattern justru sering kali merupakan sinyal kelanjutan tren (continuation pattern) , bukan pembalikan. Kesalahan interpretasi ini bisa berakibat fatal pada hasil trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi Thrusting Pattern (bullish dan bearish), karakteristiknya, mengapa pola ini justru menunjukkan kelanjutan tren, serta cara membedakannya dengan pola pembalikan seperti Piercing Line dan On-Neck Line. Apa Itu Thrusting Pattern? Thrusting Pattern adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin. Secara visual, pola ini sangat...

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari pola Gartley sebagai "induk" dari pola harmonic, kini saatnya mengenal salah satu turunannya yang paling populer: pola Bat. Pola Bat ditemukan dan dipopulerkan oleh Scott Carney, seorang ahli pola harmonic. Pola ini merupakan penyempurnaan dari pola Gartley dengan rasio Fibonacci yang berbeda. Dinamakan "Bat" (kelelawar) karena bentuknya yang menyerupai kelelawar dengan sayap terbentang. Pola Bat dianggap sebagai salah satu pola harmonic yang paling akurat karena titik pembalikannya (titik D) berada di level Fibonacci 88.6% dari XA, yang sering kali merupakan level reversal yang sangat kuat. Pola ini cukup populer di kalangan trader harmonic karena memberikan rasio risk-reward yang sangat menarik. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bat (baik bullish maupun bearish), mulai dari karakteristik, rasio Fibonacci...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  2. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  3. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  4. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  5. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  6. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  8. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  9. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  10. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

TradingView Chart - DVLA