Update: Kamis, 30 April 2026

ESTI

PT. Ever Shine Tex Tbk.

Rp 168
-1.75%
Volume
48.706 lot
MA 5
168
MA 20
177
RSI
42.68
High
172
Low
164
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.23%
Support (10d)
163
Resistance (10d)
195
Volume Trend (10d)
-56.0%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
14.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (42.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.355 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ESTI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp163, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp195.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 155 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis

Dalam dunia analisis teknikal, istilah "Black Swan" lebih dikenal melalui teori risiko Nassim Taleb yang menggambarkan peristiwa langka dan tidak terduga yang berdampak besar. Namun, di kalangan trader harmonic pattern yang lebih mendalam, ada pula yang menyebut Black Swan sebagai sebuah pola harmonic bullish yang sangat langka. Pola ini diperkenalkan oleh sebagian kecil trader harmonic berpengalaman sebagai "cerminan" dari White Swan. Jika White Swan adalah pola bearish di puncak pasar, maka Black Swan adalah pola bullish di dasar pasar. Keduanya memiliki struktur yang simetris namun terbalik. Bagi trader yang berhasil mengidentifikasi Black Swan, pola ini dapat menjadi sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di area bottom. Karakteristik Black Swan (Bullish Harmonic Pattern) Black Swan adalah pola harmonic bullish yang terbentuk dari empat swing point...

Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola grafik digunakan untuk mencari peluang beli. Ada kalanya seorang trader justru perlu mencari sinyal jual atau posisi short. Salah satu pola paling terkenal untuk mengidentifikasi kelanjutan tren turun adalah Bearish Flag. Apa Itu Bearish Flag? Bearish Flag adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga turun secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi atau koreksi kecil ke atas yang membentuk saluran menaik. Bentuknya menyerupai bendera terbalik, dengan tiang bendera mengarah ke bawah dan area bendera yang bergerak naik perlahan. Pola ini menunjukkan bahwa meskipun harga sempat “beristirahat” atau mencoba rebound, tekanan jual masih sangat dominan. Setelah fase konsolidasi selesai, harga kemungkinan besar akan melanjutkan tren turunnya. Karakteristik Pola Bearish Flag Untuk mengidentifikasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  2. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  3. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  4. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  5. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  6. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  7. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  8. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  9. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  10. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga

TradingView Chart - ESTI