Update: Kamis, 30 April 2026

FAPA

PT. FAP Agri Tbk.

Rp 7.050
0.00%
Volume
75 lot
MA 5
7.035
MA 20
6.870
RSI
77.78
High
7.075
Low
7.025
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.50%
Support (10d)
6.850
Resistance (10d)
7.075
Volume Trend (10d)
+79.1%
Score
40
Win Rate (30d)
66.67 %
P/L (30d)
11.02 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (77.8) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -103 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FAPA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 77.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp6.850, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp7.075.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 6.850, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menjadi cerminan langsung dari psikologi pasar. Salah satu pola yang paling menarik dan sarat makna adalah High Wave. Pola ini sangat mirip dengan Rickshaw Man, namun memiliki perbedaan fundamental: pada High Wave, badan candlestick (real body) masih terlihat jelas, meskipun tetap pendek, sementara sumbu atas dan bawahnya memanjang secara signifikan. High Wave menggambarkan pergulatan epik antara pembeli dan penjual dalam satu periode perdagangan, tanpa menghasilkan pemenang yang jelas. Karakteristik Utama Pola High Wave Agar sebuah candlestick dapat diklasifikasikan sebagai High Wave, ia harus memenuhi kriteria berikut: Sumbu Atas dan Bawah yang Panjang: Kedua sumbu (bayangan) memiliki panjang yang jauh melebihi panjang badan candlestick. Semakin panjang sumbu relatif terhadap badan, semakin kuat sinyalnya. Badan Candlestick Pendek: Berbeda...

Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren

Dari sekian banyak pola dua candlestick, sebagian besar dirancang untuk mendeteksi pembalikan tren (reversal). Namun, ada satu pola unik yang justru melakukan kebalikannya—ia menegaskan bahwa tren yang sedang berlangsung akan berlanjut. Pola itu adalah Separating Lines. Pola ini sering diabaikan oleh trader pemula karena bentuknya yang mirip dengan Meeting Lines, namun maknanya sangat berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Separating Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Separating Lines? Separating Lines (garis pemisah) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) membuka pada level harga yang sama atau hampir sama, namun bergerak ke arah yang berlawanan. Berbeda dengan Meeting Lines yang mengandalkan kesamaan penutupan,...

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  2. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  3. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  4. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  5. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  6. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  7. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  8. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  9. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  10. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

TradingView Chart - FAPA