Update: Kamis, 30 April 2026

FLMC

PT. Falmaco Nonwoven Industri Tbk.

Rp 178
+1.71%
Volume
12.149 lot
MA 5
167
MA 20
156
RSI
72.00
High
179
Low
164
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.16%
Support (10d)
150
Resistance (10d)
179
Volume Trend (10d)
+77.9%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
20.27 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (72.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FLMC saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp150, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp179.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 179 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 197, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 150 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rising Wedge sebagai pola bearish continuation, kini saatnya mengenal kebalikannya: Falling Wedge atau Wedge Turun. Falling Wedge adalah saudara kembar dari Rising Wedge, tetapi dengan arah yang terbalik. Secara visual, pola ini terlihat bearish karena garis-garisnya miring ke bawah. Namun, dalam konteks tertentu, Falling Wedge justru merupakan pola bullish continuation – artinya ia menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, tren naik akan berlanjut. Sama seperti Rising Wedge, Falling Wedge sering disalahartikan oleh trader pemula. Mereka melihat garis menurun dan langsung menganggapnya sebagai sinyal jual, padahal justru sebaliknya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Falling Wedge sebagai pola bullish continuation, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Falling Wedge? Falling Wedge...

Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Dari sekian banyak pola yang ada, pola dua candlestick sering menjadi favorit karena kemudahan membacanya. Salah satu pola yang paling kuat dan cukup sering muncul adalah Tweezer Top. Apa itu Tweezer Top, bagaimana cara mengidentifikasinya, dan bagaimana strategi terbaik untuk meresponsnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Pola Tweezer Top? Secara sederhana, Tweezer Top adalah pola candlestick bearish reversal (pembalik penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik. Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan sumbu atas (upper shadow) yang panjang dan kurang lebih berada di level harga yang sama. Nama "Tweezer" (penjepit) diambil dari bentuk visualnya yang mirip dengan dua ujung penjepit...

Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)

Dalam analisis teknikal saham, kita sering mendengar istilah "trend is your friend". Namun, tidak semua tren berjalan mulus. Terkadang pasar berhenti sejenak, seolah-olah sedang "berpikir" atau "mempertimbangkan" langkah selanjutnya. Pola candlestick yang merepresentasikan kondisi ini dengan sangat baik adalah Deliberation. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Deliberation, bagaimana mengenalinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading yang lebih bijak. Apa Itu Pola Deliberation? Deliberation (dari kata deliberate = mempertimbangkan dengan saksama) adalah pola tiga candlestick yang terbentuk di tengah tren naik yang sudah berjalan. Pola ini menunjukkan bahwa momentum bullish mulai melemah dan pasar sedang memasuki fase "keraguan" atau "kejenuhan sementara". Secara visual, Deliberation adalah versi ekstrem dari pola Side-by-Side White Lines yang telah kita bahas sebelumnya. Perbedaan utamanya terletak pada...

Artikel menarik lainnya:

  1. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  2. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  3. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  4. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  5. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  6. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  7. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  8. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  9. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  10. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - FLMC