Update: Kamis, 30 April 2026

PPRO

PT. PP Properti Tbk.

Rp 21
0.00%
Volume
697.709 lot
MA 5
21
MA 20
25
RSI
22.22
High
21
Low
20
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.60%
Support (10d)
20
Resistance (10d)
26
Volume Trend (10d)
+7.3%
Score
60
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-44.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 100 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PPRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp20, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp26.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 21 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 23 - 24 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 20 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu

Dalam dunia analisis teknikal, hampir semua chart yang Anda kenal memiliki satu kesamaan: sumbu waktu. Chart candlestick, bar chart, line chart – semuanya menempatkan waktu sebagai komponen fundamental. Setiap candle mewakili periode waktu tertentu: 1 menit, 1 jam, 1 hari, 1 minggu. Namun, ada satu jenis chart yang membuang konsep waktu sepenuhnya. Ia tidak peduli apakah harga bergerak dalam 1 menit atau 1 bulan. Yang ia pedulikan hanyalah seberapa besar harga bergerak. Chart itu adalah Renko Chart, juga dikenal sebagai pola bata (brick chart). Renko berasal dari kata Jepang "renga" yang berarti bata. Dan memang, chart ini terdiri dari deretan "bata" yang tersusun rapi, masing-masing mewakili pergerakan harga dengan ukuran tetap. Apa Itu Renko Chart? Renko Chart adalah jenis chart yang dibangun berdasarkan pergerakan...

Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem

Setelah mempelajari berbagai pola reversal seperti Hammer, Shooting Star, dan Doji, kini saatnya mengenal pola yang berbeda dari semuanya: Marubozu. Jika pola-pola sebelumnya mengajarkan Anda tentang pembalikan (reversal), maka Marubozu mengajarkan tentang kelanjutan (continuation). Pola ini adalah candlestick paling jujur dan paling mudah dibaca—tubuh panjang tanpa bayangan (shadow) di kedua ujungnya. Dalam analisa teknikal saham, Marubozu adalah representasi sempurna dari kekuatan tanpa keraguan. Ketika Marubozu muncul, pasar sedang berbicara dengan suara lantang: "Tidak ada perlawanan!" Apa Itu Marubozu? Secara etimologi, "Marubozu" berasal dari bahasa Jepang yang berarti "botak" atau "dicukur habis". Nama ini menggambarkan candlestick yang tidak memiliki sumbu (shadow)—baik sumbu atas maupun sumbu bawah. Secara visual, Marubozu memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Panjang dan besar Sumbu atas (upper shadow)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  2. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  3. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  4. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  5. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  6. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  7. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  8. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  9. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  10. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

TradingView Chart - PPRO