Update: Kamis, 30 April 2026

FWCT

PT. Wijaya Cahaya Timber Tbk.

Rp 89
-5.32%
Volume
30.407 lot
MA 5
92
MA 20
95
RSI
35.48
High
95
Low
89
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.21%
Support (10d)
89
Resistance (10d)
100
Volume Trend (10d)
-89.4%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-29.37 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (35.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 898 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FWCT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 35.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp89, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 85 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar trader hanya hafal pola-pola populer seperti doji, hammer, shooting star, atau engulfing. Namun, ada satu pola yang nyaris terlupakan, jarang dibahas dalam buku-buku mainstream, tetapi memiliki keunikan tersendiri dan tetap digunakan oleh para trader senior di Meksiko dan Amerika Latin. Pola itu bernama Trompo. Trompo (diucapkan: trom-po) adalah kata dalam bahasa Spanyol yang berarti "gasing" atau "topi putar". Dalam konteks candlestick, trompo adalah versi Meksiko dari apa yang dikenal secara internasional sebagai Spinning Top (gasing berputar). Namun, ada perbedaan filosofis dan interpretasi yang membuat trompo layak Anda pelajari sebagai tambahan wawasan. Meskipun jarang dipakai di kalangan trader Asia atau Eropa, memahami trompo akan memperkaya perangkat analisis Anda, terutama ketika Anda menghadapi kondisi pasar yang benar-benar bimbang. Apa...

Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang sangat populer karena kemampuannya menggabungkan konsep volatilitas, support/resistance dinamis, dan overbought/oversold dalam satu tampilan. Indikator itu adalah Bollinger Bands (Pita Bollinger). Bollinger Bands dikembangkan oleh John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini terdiri dari tiga garis yang mengelilingi pergerakan harga, membentuk seperti pita. Keunikan Bollinger Bands adalah lebarnya yang berubah-ubah mengikuti volatilitas pasar – ketika volatilitas tinggi, pita melebar; ketika volatilitas rendah, pita menyempit. Bollinger Bands memiliki tiga pola paling terkenal yang wajib dikuasai setiap trader: Squeeze (perubahan volatilitas), Walking the Band (trend kuat), dan Double Bottom di Lower Band (pola reversal). Artikel ini akan membahas ketiganya secara lengkap. Apa Itu Bollinger Bands? Bollinger Bands adalah indikator yang terdiri dari tiga garis: Komponen Parameter Standar Warna...

Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga

Sebagian besar trader mengenal volume sebagai batang vertikal di bagian bawah chart yang menunjukkan berapa banyak saham diperdagangkan dalam satu hari. Namun, ada cara yang jauh lebih canggih dan mendalam untuk memahami volume, yaitu Volume Profile. Berbeda dengan volume biasa yang hanya memberi tahu total volume harian, Volume Profile menyebarkan volume ke setiap level harga. Hasilnya adalah semacam peta panas (heatmap) yang menunjukkan di level harga mana most trading activity terjadi. Dengan Volume Profile, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis seperti: Di mana para pelaku pasar paling agresif membeli? Di level mana mereka paling banyak menjual? Level harga mana yang menjadi magnet bagi volume? Dan level mana yang menjadi zona sepi? Apa Itu Volume Profile? Volume Profile adalah indikator teknikal yang menampilkan volume perdagangan pada...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  2. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  3. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  4. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  5. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  6. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  7. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  8. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  9. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  10. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish

TradingView Chart - FWCT